Kepala BI: Peredaran Uang Di Papua Menurun Selama Pandemi COVID-19

Bagikan Bagikan

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Papua Naek Tigor Sinaga. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Kepala Bank Indonesia Perwakilan Papua Naek Tigor Sinaga di Jayapura, Senin, mengakui, terjadi penurunan peredaran uang selama pandemi di Papua akibat merebaknya virus COVID-19.

Memang betul terjadi penurunan peredaran uang di Papua dan diduga akibat merebaknya COVID-19, yang tercatat selama 2020 sebanyak Rp10 triliun sedangkan di 2019 lalu mencapai Rp13 triliun.

Kemungkinan ada penambahan namun jumlahnya diperkirakan tidak seberapa, kata Sinaga seraya menambahkan, perbankan di Papua akan beroperasi hingga tanggal 30 Desember.

Ketika ditanya tentang bantuan untuk usaha produktif, Kepala BI Papua mengakui, saat ini dana yang dialokasikan untuk membantu usaha produktif mencapai Rp 1,5 miliar.

Bantuan yang diberikan bukan hanya sembako tetapi juga peralatan pertanian, serta peralatan belajar seperti laptop.

Selain itu juga didirikan kios Indonesia pintar yang didalamnya tersedia sarana yang dapat digunakan para pelajar saat ingin menggerjakan pekerjaan dari sekolahnya.

"Mudah-mudahan berbagai bantuan itu dapat membantu masyarakat dimasa pandemi COVID-19," harap Naek Sinaga. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar