Kepsek SMKN di Mimika Bantah Dugaan Menyetir Dalam Keadaan Mabuk, Botol Minuman Milik Orang Lain

Bagikan Bagikan

Mobil yang terjun ke parit di Irigasi Mimika (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Kepala Sekolah (Kepsek) salah satu SMK Negeri di Mimika membantah adanya dugaan atas dirinya yang menyetir mobil dalam keadaan pengaruh minuman beralkohol alias mabuk, sehingga mobil yang dikendarainya terjun ke parit di Irigasi.

Saat mendatangi Salam Papua, Kepsek terkait menceritakan bahwa benar adanya botol minuman beralkohol yang ada dalam mobil tersebut, akan tetapi botol itu milik orang lain yaitu saudaranya yang baru datang dari Jayapura.

“Dugaan bahwa saya bawa mobil dalam keadaan mabuk itu tidak benar. Ada botol minuman di dalam mobil itu, tetapi bukan milik saya. Itu milik saudara saya yang baru saya jemput dari bandara, karena dia baru datang dari Jayapura,” katanya, Jumat (4/12/2020).

Iapun mengaku bahwa beberapa hari sebelum kecelakaan itu, banyak tugas istrinya yang dibantunya. Kemudian juga ada kuliah di UT selama tiga hari berturut-turut, sehingga jam tidur menjadi telat dan berkurang.

“Karena banyak tugas, jadi saya tidur jam 2 sampai jam 3 subuh. Begitupun di hari saat kecelakaan itu," ujarnya.

Menjelang kecelakaan tersebut, di saat pagi hari berangkat ke sekolah, jam 12.00 WIT pulang dari sekolah lantaran merasa tidak enak badan dan merasa ngantuk. Namun, sesampai di Petrosea, saudara yang baru datang dari Jayapura dan tiba di Bandara menelepon agar dijemput. Saudara yang dijemput pun sudah dalam keadaan mabuk dan membawa beberapa kaleng minuman beralkohol.

Seorang warga yang mendampingi Kepsek terkait mengaku berada di lokasi kejadian. Menurut dia, Kepsek terkait tidak sedang dipengaruhi minuman beralkohol, karena jika demikian maka bisa tercium adanya aroma minuman beralkohol dari mulut ataupun badannya.

"Saya dan istri saya berada di lokasi kejadian dan saya yang bantu angkat beliau dari dalam mobilnya. Jadi dugaan itu tidak benar. Lagian saya kenal baik beliau dan bukan merupakan orang yang suka minum minuman beralkohol, apalagi sampai mabuk," kata pria yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sebelumnya tanggal 3 Desember diberitakan, diduga dalam keadaan mabuk minuman beralkohol, mobil Avanza yang dikendarai seorang Kepsek SMKN  terjun ke dalam parit di jalan Irigasi.

Kasatlantas Polres Mimika, Iptu Devrizal mengatakan, mobil tersebut adalah mobil penumpang merek Toyota dengan nomor Polisi DS 1943 MI dan dikendarai oleh Kepsek SMKN di Mimika.

"Itu mobil milik Kepsek SMKN. Awalnya diinformasi bahwa sopir dalam keadaan ngantuk, tetapi petugas Polantas temukan adanya botol minuman jenis mension. Berarti kemungkinan besar, pengemudi di bawah pengaruh minuman beralkohol," kata Iptu Devrizal di halaman kantor Pelayanan Polres Mimika, Kamis (3/12/2020). (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar