Menjelang Natal, Harga Sembako di Pasar Sentral Timika Mulai Naik

Bagikan Bagikan
Penjualan sembako di Pasar Sentral Timika (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Sejumlah harga sembako di Timika Kabupaten Mimika menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru mulai mengalami kenaikan.

Berdasarkan hasil tinjauan Salam Papua di Pasar Sentral Timika, pada Jumat (4/12/2020), beberapa jenis sembako mulai mengalami kenaikan, seperti Cabe Kecil (Rica), Cabe Keriting, Tomat, Bawang Merah dan Bawang Putih.

Munafiah, pedagang pasar Sentral ketika ditemui di area pasar mengungkapkan kenaikan harga sembako jelang hari raya itu sudah biasa. Para pedagang akan menaikan harga barang jika pada tangan pertama sudah mengalami kenaikan.

Harga Tomat Rp 30.000 perkilo yang sebelumnya perkilo berkisar Rp 20.000 hingga Ro 25.000. Cabe keriting sekilo Rp 70.000, Bawang merah bawang putih Rp 40.000 – Rp 60.000, serta yang paling mahal sekarang adalah cabe kecil, karena perkilo Rp 100.000.

"Harga barang tergantung dari luar, kalau dari sana harga naik ya tentu kita juga pasti naik, karena kita juga tidak mungkin mau rugi, tapi itulah resiko jelang hari Raya, dan ini bukan baru pertama kali terjadi," kata Munafiah.

Di tempat yang berbeda, Hj Kasmawati juga mengungkapkan hal yang sama, bahwa jelang Natal dan Tahun Baru harga barang di pasar Sentral mulai mengalami kenaikan.

"Yang mahal sekarang itu cabe kecil, bawang merah dan bawang putih, serta tomat. Sedangkan Bawang bombai, kentang, dan buncis masih stabil, namun harga kol turun," ujarnya.

Dikatakan, dengan adanya pandemi covid-19 ini juga berdampak pada ketersediaan pangan dari luar yang masuk ke Mimika, meskipun sudah dalam kondisi new normal namun supplay pangan dari luar belum begitu lancar.

Jelang akhir tahun, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika juga akan melakukan pengawasan terhadap harga sembako di Kabupaten Mimika.

"Kami akan melakukan operasi pasar mulai minggu depan, termasuk melakukan pasar murah dan itu dukungan dari pemerintah Provinsi Papua. Teknis pelaksanaannya akan diatur agar tidak terjadi kerumunan massa," ujar Kepala Disperindag, Michael Gomar, Jumat (4/12/2020).

Michael mengatakan, Disperindag juga akan melakukan pengawasan terhadap barang expired menjelang akhir tahun, juga pengawasan terhadap bahan bakar minyak (BBM).

"Kita mengantisipasi jangan sampai terjadi kelangkaan BBM di SPBU, solar maupun premium termasuk minyak tanah. Kios-kios yang menjual minyak tanah kita akan lakukan penertiban," terangnya.

Dia memastikan persediaan bahan makanan di Mimika jelang akhir tahun tetap stabil, namun tim akan memastikan agar tidak melonjak harga sembako. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus