Mimika Sinkronisasi RT-RW Dengan Kabupaten Tetangga

Bagikan Bagikan
Pemkab Mimika gelar pertemuan dengan Kabupaten tetangga bahas pemanfaatan ruang di wilayah perbatasan . (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melakukan  revisi Peraturan Daerah tentang rencana tata ruang wilayah (RT-RW) untuk jangka 20 tahun mendatang.

Kegiatan ini digelar di Hotel Grand Mozza jalan Cendrawasih-Sp2, pada Selasa (8/12/2020).

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika, Yohana Paliling menjelaskan, sesuai dengan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) sekitar 60 persen kawasan di Kabupaten Mimika yang kini pemanfaatannya sudah tidak sesuai,  oleh karena itu RT-RW perlu direvisi.

Dia mengatakan, dengan adanya revisi RT-RW ini, banyak urusan di Bappeda termasuk beberapa permohonan yang dipending sementara waktu. Untuk itu revisi RT-RW agar segera dilengkapi. Walaupun untuk RT-RW ini memang butuh waktu yang lama, karena ini bukan saja berbicara soal dokumen tetapi lampiran dari dokumen-dokumen tersebut.

Revisi ini juga untuk sinkronisasi dan harmonisasi RT-RW dengan Kabupaten tetangga yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mimika, sehingga pemanfaatan wilayah perbatasan tidak bertabrakan, karena jika tata ruang antara Kabupaten tetangga tidak sinkron, maka tidak akan disetujui dari Provinsi dan Pusat.

"Soal pemanfaatan ruang di wilayah perbatasan harus disinkronisasikan agar tidak bertabrakan. Misalnya di Mimika pada wilayah perbatasan ingin dijadikan hutan lindung, namun Kabupaten tetangga ingin jadikan hutan produksi,  nah ini yang harus kita sepakati, di wilayah perbatasan harus seperti apa," ungkap Yohana.

Dia menyebutkan 6 Kabupaten tetangga yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mimika, adalah Kabupaten Asmat, Kabupaten Nduga, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Paniyai, dan Kabupaten Puncak.

"Hari ini kita melakukan pertemuan dengan Kabupaten tetangga yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mimika, namun hanya dihadiri Kabupaten Nduga dan Kabupaten Dogiyai, sedangkan untuk Kabupaten tetangga lain belum sempat hadir, dan kita berharap nanti kita bisa bertemu di Provinsi untuk bahas hal ini karena yang paling menentukan adalah kesepakatan dengan Kabupaten tetangga," ujarnya.

Sementara terkait masalah tapal batas, Dia menjelaskan sesuai dengan pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Mimika dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), informasinya pada Bulan Januari 2021 mendatang akan ada pertemuan  dengan Kabupaten-Kabupaten perbatasan untuk membahas masalah tapal batas di Provinsi. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus