Pilot Project Perdana Tol Laut Terhubung ke Indonesia Bagian Timur - Papua

Bagikan Bagikan
Proses penerimaan Container Tol Laut dan Pemberangkatan Muatan Distribusi Logistik Natal dan Tahun Baru ke daerah pegunungan di wilayah 3TP melalui Pelabuhan Poumako Mimika (Foto:SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Memperkecil disparitas atau perbedaan harga barang antar wilayah di Indonesia hingga daerah Terpencil, Terluar, Tertinggal dan Perbatasan (3TP), Kementerian Perhubungan dengan program Tol Laut hadir dengan memberikan subsidi  mencapai 50 persen.

Pada Rabu (23/12/2020), di Pelabuhan Poumako Mimika, dilakukan penerimaan perdana container Tol Laut dan Pemberangkatan Muatan Distribusi Logistik Natal dan Tahun Baru ke daerah pegunungan di wilayah 3TP sebagai Pilot Project Konektivitas Tol Laut dalam Multi Moda Transportasi.

Konektivitas pilot project di Indonesia, berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan, pemerintah daerah menjadikan Kabupaten Mimika sebagai pilot project yang menghubungkan muatan dari daerah asal menuju pelabuhan tujuan (Poumako), kemudian menggunakan mode transportasi darat, selanjutnya didistribusikan ke wilayah pegunungan menggunakan jembatan udara.

Sejak diluncurkan pada tahun 2015, program Tol Laut terus mengalami peningkatan dan perkembangan, baik dari segi infrastruktur, trayek, armada, jumlah muatan, maupun kapasitas.

Staf khusus Menteri Perhubungan (Menhub) Bidang Hubungan Antar Lembaga, Mayjen TNI (Marsekal) Buyung Lalana menjelaskan, konektivitas melalui tol laut, darat dan udara  hingga pada wilayah pegunungan melalui penerbangan perintis bersubsidi itu terlaksana, sebagaimana keinginan dari Pemerintah agar ada disparitas harga dari daerah asal dengan daerah pedalaman.

"Selain itu diharapkan juga arus balik, ada komoditi-komoditi lokal yang menjadi keunggulan dari daerah bisa ekspor keluar, sehingga masyarakat yang berada di wilayah 3TP bisa merasakan manfaatnya dengan memanfaatkan kegiatan bersubsidi dari pemerintah melalui Program Tol Laut ini," ujarnya.

Mayjen Buyung mengungkapkan, pemerintah akan selalu  mengevaluasi, mengingat segala aktivitas atau kegiatan  di wilayah Papua khususnya, masih bergantung pada cuaca.

"Ketergantungan kita pada cuaca, ketika cuaca kita mendukung pasti berpengaruh pada pemberian logistik ke wilayah pedalaman yang menggunakan jembatan udara, kita juga mengupayakan agar penerbangan ke wilayah pegunungan ditambah, agar logistik di wilayah pegunungan tetap terpenuhi," terangnya.

Pemerintah juga akan melihat segala hal yang menjadi hambatan atau kendala seperti fasilitas di pelabuhan dan juga Bandara, sebagai komitmen pemerintah pusat untuk menekan harga di daerah 3TP pemerintah akan membantu untuk memperbaiki infrastuktur pendukung tersebut.

Disampaikan, pada tahun 2021 melalui alokasi dari Pemerintah Pusat, infrastuktur pendukung seperti pelabuhan, jalan darat  dan infrastruktur penerbangan akan dikembangkan.

Buyung yang ditemui di Pelabuhan Poumako di sela-sela kegiatan penerimaan container mengimbau kepada para pemilik barang (pengusaha) dapat mengawasi dengan saksama harga di pasaran, sehingga harga dapat benar-benar terkendali, selain itu ia juga berharap kepada seluruh pihak terkait dalam sektor perdagangan untuk bisa saling bekerjasama dan bersinergi, agar tidak terjadi monopoli.

Sementara itu PT Bartuh Langgeng Abadi sebagai salah satu pengusaha yang memanfaatkan adanya program tol laut dan angkutan multi moda tersebut mengaku sangat terbantu, dan berharap agar pengusaha lain juga ikut memanfaatkan, karena adanya subsidi pemerintah yang diberikan untuk muatan kembali. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus