Renovasi Fasilitas di Tiga Kampung Capai Triliunan Rupiah dan Butuh Waktu Lama

Bagikan Bagikan
Kondisi salah satu fasilitas pemerintah di Banti (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Anggaran yang harus dikucurkan negara guna merenovasi fasilitas milik pemerintah atas insiden kontak senjata antara KKSB dan TNI-Polri di Banti Distrik Tembagapura bulan Maret lalu diperkirakan bisa mencapai triliunan rupiah.

Kepala Distrik Tembagapura, Thobias Yawame mengaku bahwa memang sejak insiden bulan Maret lalu, belum menginventarisir jumlah fasilitas layanan. Namun, yang pasti semua fasilitas umum di tiga kampung yaitu Banti I, Banti II dan Aroanop secara keseluruhan harus dibangun ulang, di antaranya Balai Kampung, Pustu, gedung sekolah TK, Paud dan Gereja. Belum lagi untuk pembangunan jalan dan jembatan permanen penghubung antar kampung, listrik dan yang lainnya.

“Kemarin Tim sudah survei ke sana dan itu semua butuh anggaran yang sangat besar. Memang kita tidak bisa prediksi, tapi kalau lihat kondisinya, bisa saja sampai angka triliun dan butuh waktu lama untuk perencanaannya,” katanya di kantor DPRD sebelum mengikuti pertemuan terkait Pemulangan warga tiga kampung.

Itu yang merupakan fasilitas umum, secara keseluruhan rumah warga di tiga kampung hampir 300 rumah dan sudah tidak layak lagi dihuni, karena fasilitas dan perabotannya telah hancur.

“Pintu, jendela, kamar mandi, dapur dan perabotan lainnya semua sudah hancur,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus