1.723 Tenaga Kesehatan Sasaran Pertama Vaksin Covid-19 di Mimika

Bagikan Bagikan
Reynold Rizal Ubra (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Meski hingga saat ini belum dipastikan kuota dan waktu pendistribusian vaksin covid-19 di Mimika, tetapi sasaran pertama yang akan divaksin adalah sebanyak 1.723 tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan sekaligus sebagai Jubir Satgas Covid-19 Mimika, Reynold Rizal Ubra mengatakan bahwa tenaga kesehatan menjadi prioritas dengan target mulai Januari hingga Februari 2021. Setelah tenaga kesehatan, mulai Februari hingga April 2021 melakukan vaksinasi covid-19 bagi petugas publik seperti, PNS, Honorer, TNI, Polri, Pekerja Media, Petugas Bandara dan yang lainnya dengan jumlah kurang lebih 17.231 jiwa. Kemudian, akan dilanjutkan vaksinasi bagi penduduk yang merupakan Lansia di atas 59 tahun sebanyak 20.678 jiwa.

Mengingat sasaran vaksinasi sebanyak  39.632 jiwa maka akan diberikan satu dosis perorang. Jumlah fasilitas kesehatan dibedakan menjadi dua yaitu fasilitas kesehatan utama dan pos pelayanan imunisasi covid-19. Fasilitas kesehatan utama adalah yang memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Kemenkes yaitu memiliki tenaga vaksinator terlatih, memiliki rantai dingin (child chain) atau tempat penyimpanan vaksin serta memiliki surat izin operasional.

“21 Puskesmas termasuk Faskes pelayanan utama vaksinasi, ditambah dengan RSUD, RSMM dan RS Tembagapura. Ada juga 35 pos pelayanan yaitu ada dua Puskesmas serta beberapa klinik swasta dan dokter praktek mandiri. Tentunya semua fasilitas kesehatan ini yang telah bekerjasama dengan BPJS, karena semua yang diberikan vaksin akan terdaftar langsung ke aplikasi primary care BPJS,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa sampai saat ini belum dipastikan berapa kuota vaksin untuk di Mimika, tetapi yang disiapkan sasarannya. Saat inipun sementara menunggu distribusi dari Dinkes Provinsi.

“Selain itu, saat ini juga menunggu apakah Mimika termasuk sebagai Kabupaten yang akan melaksanakan vaksinasi secara serentak atau tidak, karena dalam petunjuk teknisnya adalah yang melaksanakannya pertama adalah Kabupaten dan Kota yang berdekatan dengan Ibukota Provinsi,” ujarnya.

Lebih lanjut diimbau, vaksin yang disediakan pemerintah adalah gratis. Saat ini Dinkes tetap mendorong agar PT Freeport Indonesia bisa menyediakan baksos tersebut secara mandiri, karena akan sangat membantu Pemkab Mimika. Apalagi kasus covid-19 terbanyak di Mimika adanya di area perusahaan PTFI.

Sasaran yang divaksin adalah orang yang tidak sedang dalam keadaan hamil, tidak pernah terpapar covid-19, tidak memiliki penyakit comorbit yang tidak terkontrol seperti penderita darah tinggi yang tidak patuh minum obat.

Menurut dia, mengingat saat ini banyak masyarakat yang belum percaya dengan vaksin, maka Dinkes akan melakukan sosialisasi melalui media, tokoh agama dan yang lainnya.  (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar