Dana Desa di Mimika Sering Hilang, Polisi Terus Selidiki

Bagikan Bagikan
Kasatreskrim Polres Mimika, AKP Hermanto (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Kasatreskrim Polres Mimika, AKP Hermanto mengaku akan terus menyelidiki kasus dana desa yang hilang.

Dana desa hilang bukan yang pertama kalinya tetapi telah berulang-ulang dan yang terakhir tanggal 23 Desember lalu dana desa milik kampung Kulamagom Distrik Hoya sebesar Rp 300 juta hilang dalam mobil rental.

“Untuk dana desa Kuolamagom ini, kita kesulitan karena minimnya saksi dan cctv di TKP hanya satu saja. CCTV yang adapun berseberangan jalan dengan mobil tempat dana desa itu disimpan,” ungkap AKP Hermanto, Senin (4/1/2021).

Dari cctv yang ada menurut dia, masih terlihat kepala kampung terkait menenteng tas ransel berisi dana desa tersebut. Namun, cctv tidak menjangkau hingga tempat mobil rental yang digunakan terparkir.

Dijelaskan bahwa untuk persoalan dana desa tentunya hanya Kepala Kampung, Bendahara dan Sekretaris yang tahu, sehingga yang memastikan bahwa dana tersebut benar-benar telah cair dan hilang adalah tiga serangkai dimaksud.

“Yang tahu itu hanya kepala kampung, bendahara dan sekretarisnya. Kemungkinan ada indikasi lain, tapi kita masih melakukan penyelidikan. Kasus dana desa hilang ini sudah beberapa kali terjadi. Itu akan terus kami selidiki,” jelasnya.

Untuk diketahui dana desa kampung Kulamagom terjadi sekira pukul 18.30 WIT tanggal 23 Desember di sekitaran jalan C Heatubun Mimika saat Kepala Kampung Kulamagom, Martinus Egarmang mampir membeli tiket ke ruko penjualan tiket pesawat.

Peristiwa hilangnya dana desa merupakan yang keempat kalinya di Mimika tahun 2020. Salah satunya tanggal 9 Juni lalu dana desa sebesar Rp 250 juta milik Kampung Tagalarama, Distrik Alama raib di salah satu rumah makan di jalan Sam Ratulangi. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar