Kapolda Papua: Ada Agenda Besar KKB di Balik Penembakan Helikopter dan Pembakaran Pesawat

Bagikan Bagikan

Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan, penembakan helikopter di Distrik Tembagapura Mimika dan pembakaran pesawat milik MAF di Intan Jaya merupakan rangkaian yang disetting kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Dua peristiwa yang terjadi di hari yang sama yaitu pada tanggal  6 Januari 2021 tersebut adalah mencoba menunjukan eksistensi KKB yang didukung oleh kelompok politik lainnya agar mendapatkan dukungan dari negara-negara pendukung mereka.

“Aktivitas yang mereka lakukan hingga kini masih terus berlangsung. Misalnya, deklarasi yang hendak dilakukan KKB serta kelompok politik lainnya, baik di Papua maupun di luar Papua. Itu mereka setting supaya gerakan-gerakan yang mereka ciptakan itu untuk menunjukkan pada dunia atau negara pendukung bahwa mereka masih ada," ungkap Drs. Waterpauw di salah satu hotel di Timika, Jumat (8/1/2021).

Meski demikian, setiap gerakan-gerakan dari kelompok-kelompok tersebut langsung di redam agar keinginan mereka tidak terjadi. Contoh gerakan mereka di antaranya mogok sipil nasional terkait Otsus.

Dijelaskan, berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan pihaknya, KKB sementara merencanakan gerakan pada tanggal 10 dan 11 Januari 2021, baik itu di wilayah kota maupun pedalaman. Namun, antisipasi kini sudah dilakukan di beberapa titik, misalnya di Tembagapura dan sekitarnya dengan konsentrasi kekuatan aparat keamanan.

“Khusus di kampung-kampung pedalaman itu yang menjadi kesulitan tersendiri bagi aparat, karena kekuatan yang ada tidak tergelar hingga ke seluruh area yang dimaksud,” ujarnya.

Lebih lanjut diingatkan, pihak manapun yang  bepergian ke wilayah-wilayah tersebut, agar  berkoordinasi dengan aparat setempat sebelum berangkat guna mencari referensi terkait kondisi keamanan di wilayah yang  dituju.

"Siapapun yang bepergian ke wilayah-wilayah dimaksud sebisa mungkin menjalin koordinasi bersama aparat kami sebelumnya," jelasnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar