Patung Kamoro di Bundaran Petrosea Timika Simbol Penyambutan Tamu

Bagikan Bagikan
Enam patung orang Kamoro yang sementara dipasang (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Enam patung orang suku Kamoro di bundaran Petrosea ternyata mempunyai filosofi sebagai lambang penyambutan bagi setiap tamu yang baru datang ke Timika.

Selain enam patung yang dibuat dari bahan perunggu tersebut, juga terdapat  pilar yang menandakan bahwa masyarakat Papua khususnya di Mimika siap menyongsong masa depan. Ada juga  perisai yang terletak di bagian bawah dan memiliki arti bahwa masyarakat Mimika telah menanggalkan peperangan.

“Intinya Patung itu punya filosofi. Filosofinya itu macam-macam mulai dari simbol penyambutan tamu, siap menyongsong masa depan, juga simbol telah menanggalkan peperangan. Ada juga air mancurnya dan itu juga punyai filosofi,” jelas Kepala Bidang Bina Marga PUPR Mimika, Aldi Padua, Rabu (27/1/2021).

Saat ini pemasangan patung itu langsung dilakukan oleh pengukir atau yang membuatnya dan telah mencapai 80,41 persen, selanjutnya patung-patung itu akan diwarnai.

Dijelaskan, sebenarnya kontrak pekerjaan bundaran sudah berakhir, tetapi kemudian ada addendum perpanjangan waktu dan akan berakhir atau capai 100 persen di tanggal 15 Februari mendatang. Sebab, telah ada pemberian kesempatan selama 50 hari terhitung mulai tanggal 23 Desember 2020.

Selain pemasangan patung juga terus dikerjakan untuk pemasangan keramik, tehel, pemasangan paving blok, pekerjaan pagar keliling dan pagar taman di bagian dalam bundaran serta pemasangan air mancur. Sedangkan yang lainnya  untuk tahap penyelesaian area luar bundaran yaitu bagian-bagian lahan seperti di depan kantor pajak, jembatan, pagar Petrosea dan taman terbuka di bagian luar bahu jalan sisi ke arah terminal bandara baru.

Pekerjaan pemasangan patung dan bundaran secara keseluruhan hingga jalanan termasuk jembatan di sekitarnya merupakan satu paket.

“Untuk persoalan lahan itu merupakan tanggungjawab bagian pertanahan. Yang jelas PUPR telah masukan data lahan yang terkena dampak. Kerjanya sesuai kontrak. Jadi kalau kontraktor lambat kerja, berarti kami akan putus kontrak dan akan kena saksi berupa daftar hitam (blacklist). Setelah kami koordinasikan, kontraktor menyanggupi pekerjaan tuntas sesuai kontrak yaitu penambahan waktu 50 hari,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

4 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Bola165A titik com sarana slot Game online dan sportsbook yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Bola165A titik com paling best ya guys...Click Disini

    BalasHapus
  2. Sudah di posting fotonya di FB, patungnya tidak berawakan orang Kamoro/Papua

    BalasHapus