Pemkot Jayapura Sebut Vaksinasi COVID-19 Tahap Pertama Butuh Waktu Dua Bulan

Bagikan Bagikan

Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menyebut proses vaksinasi tahap pertama bagi tenaga kesehatan di wilayah itu akan membutuhkan waktu sekitar dua bulan. 

Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru di Jayapura, Selasa mengatakan meskipun demikian, pihaknya memahami bila ada tenaga kesehatan yang masih enggan divaksin karena ini adalah hal baru. 

"Namun dengan sosialisasi yang baik, diharapkan seluruh tenaga kesehatan di Kota Jayapura bersedia divaksin sehingga pelayanan kesehatan bisa dilakukan lebih maksimal," katanya. 

Menurut Rustan, pihaknya berharap dengan kuota 7.560 dosis vaksin khusus untuk Kota Jayapura, diperkirakan selesai pada Februari 2021 di mana tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit nanti akan divaksin di puskesmas terdekat dari rumahnya. 

"Setelah di-launching perdana, vaksin pada 16 Januari 20201, maka sudah diinstruksikan kepada semua puskesmas melakukan sosialisasi tentang vaksin kepada tenaga kesehatan," ujarnya. 

Dia menjelaskan proses penyuntikan vaksin di puskesmas telah dimulai sejak Senin (18/1) dan secara bertahap akan dilakukan pada 13 puskesmas yang ada. 

"Ada 13 puskesmas dan satu rumah sakit, sudah dimulai di Puskesmas Wahno dan akan disusul puskesmas lainnya," katanya. 

Pencanangan vaksinasi di Provinsi Papua dilaksanakan pada Jumat (15/1) di halaman RSUD Dok II Jayapura, kemudian dilanjutkan dengan pencanangan pada tiga kabupaten/kota pada Sabtu (16/1), yakni di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Mimika. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar