TNI-Polri Tak Pernah Berhenti 'Berperang' Melawan COVID-19

Bagikan Bagikan

Personel TNI Satgas MR 413 Kostrad memberikan bantuan alat kesehatqan berupa masker, hand sanitaizer,vitamin untuk mengedukasi siswa SD di perbatasan RI-PNG. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Personel TNI-Polri di tanah Papua begitu peduli dan tidak pernah berhenti dalam mengedukasi masyarakat  hingga ke pelosok kampung untuk 'berperang'  mencegah penularan virus corona (COVID-19) di wilayah Timur Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Keterlibatan nyata Kepolisian Negara Republik Indonesia melawan penyebaran COVID-19 dengan melakukan berbagai kegiatan patroli di tempat-tempat keramaian bertujuan menyadarkan masyarakat untuk mencegah penyebaran COVID-19 di tanah Papua. 

Salah satu upaya memerangi COVID-19 dilakukan personel Polresta Jayapura melalui kegiatan patroli Aman Nusa merupakan wujud penanganan Polri terhadap wabah COVID-19 yang kini sedang melanda dunia dan di wilayah Papua. 

Kasat Samapta Polresta Jayapura Kota AKP Septinus Osleky mengatakan, selama masa pandemi COVID-19 setiap hari rutin melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi masyarakat langsung di lapangan untuk senantiasa mengingatkan warga pentingnya protokol kesehatan. 

"Warga Jayapura harus wajib menerapkan protokol kesehatan di lingkungan, ya inilah cara masyarakat mendukung pemerintah dalam mencegah penularan COVID-19,"ujarnya. 

Pelaksanaan patroli Aman Nusa Polresta Kota Jayapura dipimpin Ipda Alexander Yarisetow dengan langsung mendatangi tempat-tempat pusat keramaian serta mensosialisasikan untuk mengajak masyarakat bersama melawan penyebaran COVID-19. 

Protokol kesehatan bagi warga, lanjutnya, harus dilakukan ketika beraktivitas diluar rumah selalu menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan serta tidak berkerumun guna mencegah penyebaran virus corona. 

"Sebagai personel Polri Kami sangat peduli terhadap sesama, itu merupakan wujud pelayanan kepada masyarakat bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia dalam hal ini pencegahan penyebaran wabah virus sorona sekaligus menjaga dan memelihara Kamtibmas agar terus kondusif di Kota Jayapura,"ungkap Kasat Samapta Polresta Jayapura Kota. 

Kepedulian personel TNI-Polri dalam pencegahan COVID-19 juga diperlihatkan Karo Ops Polda Papua Kombes Jeremias Rontini bersama Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes Iqbal Al-Qudusy serta Duta Humas Polda Papua Wisnu dan Andi Ernawati membagikan masker kepada warga di tempat publik kawasan mall Kota Jayapura. 

"Sosialisasi pencegahan COVID-19 dilakukan personel Polri untuk mengingatkan masyarakat ketika beraktivitas di luar rumah agar selalu menggunakan masker karena ini sesuai dengan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Papua khususnya di Kota Jayapura,"ungkap Karo Ops Polda Papua Kombes Pol Jeremias Rontini memimpin pembagian masker di Jayapura. 

Personel Polda Papua, menurut Kombes Jeremias, tidak saja membagikan masker tetapi mengajak masyarakat untuk tetap patuh menerapkan protokol kesehatan 3M + 1 T di antaranya pakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan tidak berkerumun. 

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes Iqbal Al-Qudusy mengungkapkan, adanya kegiatan pembagian masker ini diharapkan dapat menekan penyebaran COVID-19 di wilayah Papua yang data positif setiap harinya jumlah terkonfirmasi terus meningkat. 

"Kepada masyarakat untuk tetap patuh dan menjaga protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah karena ini dinilai ikut mencegah COVID-19,"harap Kombes Iqbal. 

Pembagian masker dan mengedukasi masyarakat menerapkan protokol kesehatan harus menjadi kesadaran bersama karena secara nyata ikut membantu pemerintah mencegah COVID-19. Warga pelosok kampung.   

Dalam upaya mencegah penularan COVID-19 hingga ke pelosok kampung di tanah Papua juga dilakukan personel TNI Babinsa Koramil 1710-02/Timika Pelda Agus Salim. 

Babinsa Pelda Agus Salim menemui langsung warga binaan di Kampung Lamopi distrik Kwamki Narama Kabupaten Mimika supaya tetap patuh dengan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona di lingkungan sekitarnya. 

Pelda Agus Salim menyempatkan diri untuk berkomunikasi sosial dengan cara menyambangi mereka yang sedang berkerumun sembari memberikan himbauan agar tetap mematuhi protokol kesehatan yakni tetap memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin cuci tangan pakai sabun serta menjaga jarak. 

Menurut Pelda Agus Salim, dalam situasi pandemi COVID-19 seperti saat ini kunjungan ke masyarakat selain untuk menjalin tali silaturahmi dan keakraban serta menjalin komunikasi sosial dengan warga binaan di kampung. 

"Saya rutin memberi himbauan kepada warga untuk patuh dengan protokol kesehatan COVID-19  untuk memberikan penyadaran masyarakat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan begitu mata rantai penyebaran wabah virus corona yang melanda negeri ini akan cepat berlalu,"ungkapnya. 

Begitu juga dilakukan personel TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad ikut berperan mencegah penularan COVID-19 di lingkungan sekolah dengan membagikan alat kesehatan kepada siswa di wilayah perbatasan RI-Papua Nugini. 

Komandan Satuan Tugas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto mengatakan, dalam kegiatan belajar mengajar tatap muka siswa di sekolah-sekolah perlu menerapkan protokol kesehatan secara ketat sehingga anak tidak tertular COVID-19. 

"Agar virus corona ini tidak masuk di lingkungan sekolah, maka personel Satgas Pamtas Yonif MR 413 turut mendukung pemerintah dengan membagikan alat kesehatan guna pencegahan COVID-19 kepada siswa sekolah perbatasan,"ungkap Dansatgas. 

Alkes yang dibagikan Satgas Pamtas Yonif MR 413 Kostrad tersebut berupa masker, hand sanitizer, herbavid-19, vitamin C, tanki spray elektrik dan tablet disinfektan. 

Dansatgas Mayor Anggun berharap, dengan bantuan alat kesehatan itu diharapkan dapat bermanfaat bagi siswa sekolah di Papua dan semuanya terhindar dari penularan virus corona. 

Sedangkan, Dokter Satgas Pamtas Yonif MR 413 Lettu Ckm Andrew Agung Richard membeberkan secara rinci jumlah kebutuhan dari masing-masing alat kesehatan yang diberikan kepada sekolah di Papua. 

"Setidaknya kami mendistribusikan 2.000 masker, 1.500 handsanitizer 500 ml, 1.800 handsanitizer 100 ml, 100 kotak herbavid-19, 150 strip vitamin C, 50 tangki spray dan 100 tablet disinfektan untuk sekolah-sekolah yang berada di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom yang lokasinya berdekatan dengan Pos Satgas Yonif MR 413 Kostrad,"ungkap Lettu CKM Andrew Agung. 

Ia berharap pandemi COVID-19 di Indonesia segera berakhir sehingga aktivitas keseharian warga dapat berjalan dengan normal. 

Keterlibatan TNI-Polri dalam memerangi penyebaran virus corona di tanah Papua menjadi bukti nyata aksi kepedulian aparat pemerintah dalam upaya menyelamatkan jiwa dan nyawa masyarakat di Provinsi Papua terhadap penularan COVID-19. 

Harapan kita bersama dengan adanya kepedulian personel TNI-Polri 'berperang' melawan virus corona dapat didukung masyarakat di tanah Papua dengan menerapkan kebiasaan protokol kesehatan dalam beraktivitas keseharian diluar lingkungan rumah. 

Menerapkan protokol kesehatan kelihatanya sangat sepele dilakukan warga tetapi ketika masyarakat telah mematuhi anjuran pemerintah maka secara langsung telah ikut berperan nyata memerangi virus corona dalam kehidupan keluarga dan lingkungan tempat tinggal. 

Semoga aksi nyata pahlawan kemanusiaan diperlihatkan personel TNI-Polri dalam memerangi virus corona di wilayah Timur Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat menyelamatkan masa depan generasi muda Papua tertular COVID-19. Save Papua# COVID-19" Sa Jaga Ko. Ko Jaga Sa. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar