Vaksinasi COVID-19 Wilayah Papua Diikuti 20 Relawan

Bagikan Bagikan

Sekda Provinsi Papua Doren Wakerkwa menyerahkan secara simbolis kartu vaksin kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Robby Kayame. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Provinsi Papua yang diselenggarakan di halaman parkir RSUD Dok II Jayapura, diikuti oleh 20 relawan. 

Pantauan di lapangan, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono menjadi orang pertama yang diperiksa dan diberikan vaksin. 

Selanjutnya, perwakilan dari jajaran Pemerintah Provinsi Papua yakni Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait. 

Lalu di antaranya perwakilan IDI Papua, Polda Papua, Dinas Kesehatan, pihak manajemen rumah sakit swasta di Jayapura hingga relawan termuda yang mewakili kalangan milenial dan terakhir dari perwakilan wartawan. Ketua Panitia Pelaksanaan Vaksinasi Provinsi Papua dr. Silvanus Sumule di Jayapura, Jumat, mengatakan para relawan yang akan divaksin sebelumnya diperiksa kondisi kesehatannya. 

"Jadi jika ada relawan yang tidak memenuhi standar kesehatan maka akan diberikan jatah vaksinnya kepada relawan lain yang lebih sehat," katanya yang juga merupakan Juru Bicara Satgas Penanganan dan Pengendalian COVID-19 Provinsi Papua. 

Menurut Silvanus, setelah pelaksanaan vaksinasi perdana di Papua ini maka selanjutnya seluruh kabupaten dan kota akan mulai bergerak. 

"Jadi kami akan melaksanakan secara simultan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dibuat oleh Kementerian Kesehatan," ujarnya.Dia menambahkan rencananya pemberian vaksinasi ini juga akan dilaksanakan secara serentak di kabupaten dan kota yang sudah menerima vaksin. 

Kadis Pendidikan Papua imbau guru jangan takut divaksin COVID-19 

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait mengimbau para tenaga pendidik yakni guru agar jangan takut divaksin COVID-19. 

"Saya mengimbau kepada guru-guru di Papua agar mau divaksin karena ke depan akan berinteraksi dengan siswa dan siswi di sekolah," kata Christian yang mendapat urutan kedua divaksin di Jayapura, Jumat. 

Menurut Christian, pihaknya mengimbau agar guru-guru dapat menjaga imunitas tubuhnya sehingga dapat mengajar dengan baik. 

"Jika imun dijaga dengan baik maka dapat melakukan aktifitas dengan bebas dan aman bersama siswa serta guru lain di sekolah," ujarnya. 

Dia menjelaskan pihaknya juga mengharapkan jika tenaga medis sudah semua divaksin, maka tenaga pendidik juga dapat menerima vaksin. 

"Jika sudah divaksin maka proses pembelajaran secara luring atau tatap muka dapat dilaksanakan maksimal," katanya lagi. 

Dia menambahkan pihaknya berharap ke depan penyebaran COVID-19 dapat ditekan melalui vaksin dan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan normal. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar