Wabup Mimika: Uji Kompetensi Tidak Sesuai Aturan dan Tenaga Honorer Tidak Dirumahkan!

Bagikan Bagikan

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM


SAPA (TIMIKA) – Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM menegaskan bahwa uji kompetensi tenaga honorer di Kabupaten Mimika yang dilaksanakan pada tanggal 5-7 Januari 2021 tidak sesuai aturan yang berlaku dan bukan sebagai instrumen untuk pengangkatan sebagai pegawai negeri Sipil.

Hal ini disampaikan Wabup John melalui rilisnya, Senin (11/1/2021), untuk menjawab pertanyaan masyarakat dan berbagai isu yang berkembang di media sosial terkait pelaksanaan uji kompetensi tenaga honorer.

“Sesudah saya melakukan diskusi dengan pak Bupati, saya dengan pak Bupati sebagai kepala daerah menyampaikan beberapa hal sebagai berikut: Pertama, uji kompetensi yang dilakukan terhadap para tenaga honorer pada tanggal 5-7 Januari 2021 bukan untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Kedua, pelaksanaan tes kepada para tenaga honorer bukan merupakan uji kompetensi karena uji kompetensi dilakukan oleh OPD sesuai bidang tugasnya masing-masing,” tegas Wabup John dalam rilisnya.

Dia mengatakan tentang fakta yang terungkap di publik Mimika melalui tulisan-tulisan di media sosial dan keluhan-keluhan masyarakat bahwa ternyata soal-soal yang terdapat dalam uji kompetensi yang dimaksud adalah soal-soal yang berbeda dengan kompetensi dari tenaga honorer di bidangnya masing-masing.

“Ada keluhan di media sosial yang mengatakan bahwa soal-soal ujian kompetensi yang diberikan kepada tenaga kesehatan adalah soal-soal yang ditujukan kepada guru. Apakah ini salah soal atau tidak? Namun ternyata pada hari berikutnya di dinas-dinas lain soal-soalnya juga hampir mirip-mirip. Apakah ini uji kompetensi? Pasti bukan! Dari data yang saya miliki bahwa tenaga honorer di Kabupaten Mimika berjumlah 2934, tapi yang mengikuti uji kompetensi ini sampai 4000 orang. Ini tenaga honor darimana? Kemudian, ada keluhan bahwa ada tenaga honorer yang sudah dapat nomor peserta tapi tidak boleh mengikuti uji kompetensi tersebut. Ada juga pegawai honorer yang sudah bertahun-tahun bahkan lebih dari 10 tahun tapi tidak memperoleh nomor peserta, namun baru baru bekerja 1 atau 2 bulan dapat nomor peserta. Kenapa bisa begini?” ungkapnya.

Di samping itu, sehubungan dengan analisis beban kerja tenaga honorer yang dilakukan oleh pejabat Sekda Mimika, dia menjelaskan, semestinya analisis beban kerja tersebut masuk pada manajemen organisasi yang menjadi domain dari bagian organisasi dan tata laksana. Analisis beban kerja merupakan kajian akademik yang nantinya akan merekomendasikan rasio beban kerja dari tenaga honorer secara khusus dari sisi kualitatif dan kuantitatif, petunjuk teknis tentang beban kerja yang berkaitan dengan pedoman-pedoman teknis, serta petunjuk pelaksanaan yang selanjutnya dijadikan pedoman pelaksanaan.

Berkaitan dengan aspek kualitatif dan kuantitatif beban kerja, objektivitas permasalahannya ada pada OPD-OPD yang menggunakan tenaga-tenaga honorer yang dimaksud, sesuai tugas pokok dan fungsi serta beban kerja yang diamanatkan kepadanya.

“Jika berbicara tentang analisis beban kerja, semestinya proses penyaringan dikembalikan kepada OPD-OPD terkait, yang selanjutnya akan dianalisis oleh bagian organisasi dan tata laksana, dan kemudian diserahkan kepada pimpinan daerah yakni kepala daerah sebagai pejabat pembina kepegawaian. Apakah ini analisis beban kerja? mungkin iya. Tetapi apakah sudah melibatkan bagian organisasi dan tata laksana? Sebab ini merupakan sebuah keharusan!” jelasnya.

Dia mengungkapkan, untuk menjawab ini semua, maka pemerintah seharusnya menyampaikan secara transparan kepada masyarakat khususnya kepada tenaga-tenaga honorer, apa tujuan dari uji kompetensi tersebut, apa yang akan dilakukan selanjutnya, dan apa sasarannya yang kemudian menjadi produk Kabupaten Mimika?

“Sayangnya, Bupati dan saya sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah tidak tahu persis apa yang dibuat oleh aparat pemerintah ini. Saya sangat-sangat sesalkan. Sesudah saya berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Bupati, ternyata yang dibuat ini tidak sesuai dengan apa yang dibicarakan,” ujarnya.

Di sisi lain, menurut dia, tidak tepat dan tidak bijak tentang yang disampaikan oleh kepala Dinas Perhubungan Mimika bahwa setelah uji kompetensi ini, maka akan ada tenaga honorer yang dirumahkan.

“Saya kira pernyataan yang disampaikan itu tidak tepat dan tidak bijak untuk menjawab persoalan yang terjadi antara analisis beban kerja dan uji kompetensi dengan tenaga honorer dirumahkan karena tidak ada yang bayar gaji. Ini tidak benar, sebab sejak awal saya sudah katakan bahwa jumlah pegawai di Mimika sangat besar dan sangat membebani keuangan daerah tapi ini sudah resiko dari telah diterbitkannya SK Bupati khususnya terhadap para tenaga honorer tersebut,” ungkapnya.

Dirinya kembali menegaskan, jangan merumahkan tenaga-tenaga honorer dan kemudian dimasukkan orang-orang baru. Hal itu tidak boleh terjadi.

Dijelaskan, semestinya, apabila ada pegawai pemerintah yang dirumahkan maka tentunya ada surat edaran resmi yang disampaikan dari kepala daerah. Tapi saat ini tidak ada surat edaran tersebut.

“Jadi saya dengan pak Bupati sudah menyatakan bahwa semua tenaga honorer masuk dan bekerja kembali seperti biasa, melakukan tugas-tugas yang diberikan pimpinan. Ini instruksi kepala daerah! Tapi apabila para pimpinan OPD menemukan ada tenaga honorer yang tidak masuk kerja dalam tiga bulan ke depan, coret!” tegasnya.

Dia meminta agar seluruh pimpinan OPD di Kabupaten Mimika untuk menjaga wibawa pemerintah daerah dan tidak mengatasnamakan kepala daerah untuk kepentingan individu.

“Saya sampaikan kepada seluruh pimpinan OPD di Kabupaten Mimika, kita sudah masuk di tahun 2021. Jangan lagi membuat ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah. Jaga wibawa pemerintah, buat pemerintahan ini bersih. Jangan lagi membawa nama pimpinan daerah, baik Bupati maupun Wakil Bupati, untuk kepentingan kalian serta disampaikan kepada masyarakat dan pegawai daerah. Itu tidak boleh!” tutupnya. (Red/Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Bola165A titik com sarana slot Game online dan sportsbook yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Bola165A titik com paling best ya guys...Click Disini

    BalasHapus