Wapres Ma'ruf Amin Dukung Presiden Calonkan Komjen Listyo Jadi Kapolri

Bagikan Bagikan

Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo. (Foto-Antara)

SAPA (JAKARTA)
- Juru Bicara Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi, mengatakan Wapres mendukung keputusan Presiden Joko Widodo yang mencalonkan Komisaris Jenderal Pol. Listyo Sigit Purnomo sebagai Kapolri. 

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, Masduki mengatakan bahwa Wapres Ma’ruf menilai Komjen Pol. Sigit merupakan sosok ideal untuk menggantikan Jenderal Pol. Idham Azis yang pensiun pada 1 Februari. 

"Tentu Wapres mendukung keputusan Presiden Jokowi, dan Wapres juga mendorong agar fit and proper test bisa segera dilaksanakan," kata Masduki di Jakarta, Rabu. 

Wapres meyakini keputusan Presiden Jokowi yang mengajukan nama Kepala Bareskrim Polri tersebut sebagai calon tunggal Kapolri telah melalui berbagai tahapan dan pertimbangan. 

Selain itu, lanjut Masduki, keputusan Presiden mencalonkan Komjen Sigit sebagai Kapolri juga sejalan dengan rekomendasi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). 

"Saya kira itu keputusan yang tepat. Maka, hendaknya semua pihak mendukung keputusan Presiden itu," katanya. 

Wapres juga berharap Komjen Pol. Sigit dapat membawa institusi Polri makin maju. 

"Harapan Wapres semua proses berjalan lancar sehingga suksesi kepemimpinan di Polri dapat berjalan dengan baik," ujarnya. 

Sementara itu, Istana Kepresidenan telah menyerahkan surat presiden yang ditandatangani Presiden Joko Widodo terkait dengan usulan calon Kapolri baru kepada DPR RI. 

Surat tersebut diantarkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno ke Gedung Parlemen Senayan, Rabu pukul 10.30 WIB. 

Sebelumnya, nama Komjen Pol. Listyo Sigit Purnomo muncul bersama empat nama lain, yakni Komjen Pol.  Gatot Eddy Pramono, Komjen Pol. Boy Rafli Amar, Komjen Pol. Agus Andrianto, dan Komjen Pol. Arief Sulistiyanto. 

Komisi III jadwalkan uji kelayakan calon Kapolri, Selasa 

Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery mengatakan Rapat Internal Komisi III DPR RI pada Rabu telah memutuskan jadwal uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilaksanakan pada Selasa (19/1), dan diawali dengan pembuatan makalah pada Senin (18/1). 

"Hari Senin (18/1), calon Kapolri akan diundang ke Komisi III DPR untuk membuat makalah selama 1-2 jam, lalu hari Selasa (19/1) dilakukan uji kelayakan dan kepatutan," kata Herman Hery usai memimpin Rapat Internal Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu. 

Dia menjelaskan, sebelum uji kelayakan dan pembuatan makalah oleh calon Kapolri, Komisi III DPR akan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan mengundang Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) pada Kamis (14/1). 

Menurut dia, RDPU itu bertujuan meminta masukan dari kedua lembaga tersebut terkait calon Kapolri yang telah diajukan Presiden Jokowi kepada DPR untuk dimintai persetujuan. 

Herman mengatakan, untuk uji kelayakan calon Kapolri akan dilakukan dengan mekanisme 2x2,5 jam, yang akan dimulai pada Selasa (19/1) pukul 10.00 WIB. 

"Uji kelayakan akan dimulai pukul 10.00 WIB dengan pola 2x2,5 jam. Jadi pukul 10.00 WIB dimulai sampai 12.30 WIB, dilanjutkan istirahat dan pukul 14.00 WIB dimulai kembali hingga 16.30 WIB," ujarnya. 

Politisi PDI Perjuangan itu berharap setelah uji kelayakan berakhir, Komisi III DPR dapat langsung mengambil keputusan apakah menerima atau menolak calon Kapolri yang diajukan Presiden Jokowi tersebut. 

Sebelumnya, DPR RI menerima Surat Presiden tentang nama calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia atas nama Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo. Surpres tersebut bernomor: R-02/Pres/01/2021 dan disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar