101 Bayi dan Balita di Kampung Amole Kwamki Terima Vitamin A

Bagikan Bagikan
dr. Armin Ahyudi (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Sebanyak 101 bayi dan balita di kampung Amole Distrik Kwamki Narama terima vitamin A.

Kepala Puskesmas Kwamki, dr. Armin Ahyudi mengatakan, diketahui bersama bahwa bulan Februari hingga Agustus adalah  program nasional untuk pencanangan pemberian kapsul vitamin A bagi bayi, balita mulai 6 bulan sampai 5 tahun. Untuk di Puskesmas Kwamki terdiri dari 10 wilayah kerja yang dibagi atas 1 kelurahan dan 9 kampung, tetapi pada awal pencanangan pemberian vitamin A di bulan Februari ini difokuskan di Posyandu Jeloa di kampung Amole dengan sasaran sebanyak 18 bayi yakni  bayi laki-laki sebanyak 9 orang dan bayi perempuannya 9 orang. Untuk sasarannya sebanyak 83 balita yang terdiri dari 41 balita laki-laki dan 42 balita perempuan.

“Jadi, total sasaran pemberian vitamin untuk kampung Amole sebanyak 101 bayi dan balita. Kami mulai laksanakan kegiatan hari ini jam 09.30 WIT,” kata dr. Armin di ruang kerjanya, Kamis (4/2/2021).

Dijelaskan bahwa kapsul vitamin A ini ada dua yaitu kapsul berwarna biru dengan dosis 100 ribu internasional unit diberikan kepada bayi usia 6 bulan hingga 11 bulan. Sedangkan kapsul yang berwarna merah dengan dosis 200 ribu internasional unit untuk balita usia 12 bukan sampai 59 bulan.

Mengingat di 10 wilayah kerja masing-masing memiliki posyandu, maka secara pasti setiap wilayah itu memiliki jumlah sasaran yang berbeda untuk pemberian vitaminnya. Dalam hal ini, akan lebih pasti jumlahnya ketika semuanya selesai melaksanakan pemberian vitaminnya.

“Tapi untuk bulan Februari ini kita fokuskan di kampung Smoke dan jumlah bayi sebanyak 18 dan balitanya 83. Intinya saat program ini mulai dicanangkan, maka begitu masuk Februari penanggungjawab program gizi di Puskesmas sudah membuat jadwal untuk posyandunya, dan posyandu juga kita laksanakan setiap hari,” jelasnya.

Menurut dia, apabila pada saat pemberian kapsul vitamin A ini ada bayi dan balita yang tidak sempat menerima, maka disarankan agar datang ke puskesmas. Apabila, selama bulan vitamin A ini berlangsung, bayi dan balitanya berhalangan hadir di posiandu ataupun Puskesmas, maka petugas kesehatan Puskesmas akan melakukan sweeping dari rumah ke rumah pada bulan Maret nanti.

“Bulan Maret nanti kami akan datangi rumah-rumah di setiap kampung dan menanyakan apakah ada bayi atau balitanya yang belum mendapatkan kapsul vitamin A. Apabila belum mendapatkan kapsul vitamin A dan tablet khusus obat cacing, maka langsung diberikan kepada orangtuanya,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sebenarnya selain karena pencanangan bulan vitamin A, biasanya pembagian vitamin atau tablet obat cacing untuk mencegah adanya warga yang cacingan di wilayah kerja Puskesmas Kwamki. Juga ada pemberian tablet penambah darah bagi remaja putri yang sudah mendapatkan menstruasi.

Antusias masyarakat juga sangat tinggi lantaran sebelum melaksanakan kegiatan, juga dilakukan sosialisasi atau edukasi kepada tokoh masyarakat ataupun tokoh agama. Sebab, tokoh agama  sangat penting, karena masyarakat lebih mendengarkan apa yang diarahkan tokoh agamanya,” katanya.

Masyarakat sangat antusias ketika diketahui bahwa manfaat vitamin A bukan hanya untuk kesehatan mata, tetapi juga untuk pertumbuhan bayi dan balitanya.

“Jadi sebelum menjalankan kegiatan ini, kami sudah memberikan surat kepada tokoh agamanya supaya diumumkan saat ibadah di gereja masing-masing. Kegiatan ini bukan hanya oleh bagian gizi, tapi kami berkolaborasi dengan yang lainnya seperti dari petugas promosi kesehatan supaya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemberian vitamin A dan obat cacing,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar