BTS Di Kabupaten Puncak Yang Dibakar, Mulai Dikerjakan

Bagikan Bagikan

Salah satu BTS yang dibakar KKB di Kabupaten Puncak. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Kepala Kepolisian Resor Puncak AKBP Dicky Hermansyah Saragih mengatakan perbaikan fasilitas "tower side repeater" atau "base transceiver station" (BTS) di Kabupaten Puncak milik Palapa Ring Timur yang dibakar oleh orang tak dikenal beberapa waktu lalu mulai dilaksanakan. 

"Direkturnya (Direktur PT Palapa Timur Telematika) saat ini berada di Ilaga untuk melakukan survei lokasi sekaligus perbaikan fasilitas yang rusak akibat dibakar beberapa waktu lalu itu," kata AKBP Saragih. 

Kapolres Puncak mengatakan pihak PT Palapa Timur Telematika telah melakukan pertemuan dengan Bupati Puncak Willem Wandik untuk mendukung kegiatan perbaikan fasilitas telekomunikasi itu. 

"Tentu semua mengharapkan agar fasilitas tersebut bisa secepatnya diperbaiki agar jaringan 4G di Kabupaten Puncak bisa diaktifkan kembali. Yang jelas fasilitas itu akan dibangun di lokasi yang sama," kata AKBP Saragih. 

Akibat pembakaran fasilitas BTS itu, layanan 4G Telkomsel di wilayah Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak mengalami gangguan sejak 4 Januari 2021, pukul 14.53 WIT. 

Saat ini pelanggan Telkomsel di wilayah Ilaga Kabupaten Puncak tetap dapat menikmati layanan komunikasi 2G. Layanan tersebut menggunakan transmisi IDR atau satelit. 

Palapa Ring Timur sendiri merupakan bagian dari jaringan proyek Palapa Ring yang dikerjakan pemerintah untuk menyediakan akses internet cepat di seluruh Indonesia. Palapa Ring Timur rampung pada 2019 lalu. 

GM Operation PT Palapa Timur Telematika Widodo Yuli Prasetyo mengatakan terdapat dua tower yang dibakar di Kabupaten Puncak yaitu tower B4 dan B5. 

Selain dua tower yang dibakar itu, juga terjadi kerusakan berat pada Network Operation Centre (NOC) Kigamani, di Dogiyai, Papua, yang juga dibakar oleh orang tak dikenal pada 31 Desember 2020 lalu. 

Kerugian yang dialami mencakup aset perangkat serta hilangnya pendapatan dari PT Palapa Timur Telematika yang ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah. Total kasus yang terjadi selama tahun 2020 hingga awal 2021 mencapai 174 kasus dengan dominasi kejadian di Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua. 

Sejauh ini proyek Palapa Ring Paket Timur ini telah mencapai ke 35 kota dan kabupaten dengan total penduduk 3,1 juta jiwa. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Bola165A titik com sarana slot Game online dan sportsbook yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Bola165A titik com paling best ya guys...Click Disini

    BalasHapus