Freeport Bantu Bama Untuk Pengungsi di Intan Jaya Melalui Keuskupan Timika

Bagikan Bagikan
Mewakili management PTFI, Nathan Kum selaku Vice President Community Economy Development PTFI menyerahkan bantuan Bama untuk para pengungsi di Bilogai Kabupaten Intan Jaya kepada Keuskupan Timika. (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Prihatin atas peristiwa di Bilogai Kabupaten Puncak yang membuat masyarakat harus mengungsi, PT Freeport Indonesia (PTFI) salurkan bantuan bahan makanan (Bama) kepada para pengungsi.

Sebanyak 5,3 Ton bantuan Bama disalurkan melalui Keuskupan Timika untuk para pengungsi, Rabu (24/2/2021).

Nathan Kum selaku Vice President Community Economy Development PTFI mengungkapkan, bantuan sengaja disalurkan melalui Keuskupan Timika, lantaran yang paling mengetahui secara persis masyarakat di sana adalah pihak gereja.

Bantuan kemanusiaan itu, kata Nathan, sebagai bentuk kepedulian PTFI terhadap masyarakat yang membutuhkan.

"PTFI prihatin atas kejadian yang terjadi di sana. Ini bagian dari komitmen PTFI untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, bukan saja masyarakat yang berada di sekitar PTFI namun juga secara meluas. Kami berharap bantuan tersebut dapat tersalurkan dengan baik dan keadaan di sana segera pulih," katanya.

Sementara itu, Vikjen Keuskupan Timika, Pastor Andreas Madya Srijanto,SCJ yang menerima bantuan untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat di Bilogai, mengapresiasi PTFI yang dengan cepat dan tanggap menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Gereja bertanggungjawab untuk menyalurkan hingga pada masyarakat yang membutuhkan.  Disampaikan para pengungsi yang berada di Bilogai sangat  membutuhkan makanan.

"Hasil komunikasi kami dengan pihak gereja yang berada di Bilogai, memang keadaan di sana belum stabil. Awal komunikasi hanya sekitar 600 pengungsi, namun sekarang meningkat kurang lebih ada 1.000 pengungsi," ujar Pastor Madya.

Sehingga sambung Pastor Madya, Gereja berharap dan meminta  kepada pemerintah dan pihak yang berwenang, untuk segera mencari solusi sehingga keadaan di sana kembali kondusif dan masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa.  (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar