Kapolda Papua Irjen Waterpauw: Tiga Polres Masuk Daerah Merah Gangguan KKB

Bagikan Bagikan

Kapolda Papua Irjrn Pol Paulus Waterpauw. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menegaskan tiga polres saat ini masuk dalam daerah merah terkait gangguan kelompok kriminal bersenjata (KKB). 

"Saat ini ada tiga polres yang wilayahnya menjadi perhatian dan masuk dalam daerah merah karena tingginya aktivitas KKB, yakni Polres Puncak, Polres Intan Jaya, dan Polres Nduga," kata Irjen Waterpauw di Jayapura, Senin.

Ia mengatakan, karena masuk kategori merah maka pihaknya berharap kapolres yang baru dilantik menjabat di tiga polres itu segera beradaptasi dan melakukan konsolidasi serta bersilaturahim dengan para tokoh yang ada di wilayah tersebut. 

"Manfaatkan peran tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemda setempat agar dapat menangani keberadaan KKB mengingat sejumlah kabupaten di Papua pernah mengalami hal serupa namun kini sudah berhasil mengatasinya," katanya. 

Menurut dia, sudah ada beberapa wilayah di Papua yang berhasil meredam gangguan KKB dengan melibatkan mereka dalam pembangunan di daerah itu. 

"Dengan meningkatnya kesejahteraan mereka maka tidak ada lagi gangguan keamanan di wilayah tersebut misalnya di Kabupaten Puncak Jaya, Lanny Jaya, Tolikara, dan Jayawijaya," katanya. 

Ia mengatakan, berbagai pendekatan dilakukan pemda bersama aparat keamanan di wilayah itu sehingga akhirnya anggota KKB turun dan bergabung dengan masyarakat serta turut merasakan kesejahteraan. 

Dengan turut merasakan kesejahteraan di daerahnya, kata dia, diharapkan dapat menekan tindak gangguan yang dilakukan KKB karena anggotanya tidak lagi memegang senjata api atau senjata tajam. 

"Dengan merasakan kesejahteraan diharapkan anggota KKB sadar dan bergabung dengan masyarakat membangun daerahnya, " kata Waterpauw. 

Sertijab 17 pejabat di Polda Papua 

Kapolda Papua Irjen Pol Pauslus Waterpauw memimpin serah terima 17 pejabat termasuk 9 kapolres di lingkungan Polda Papua di Aula Rastra Samara di Jayapura, Senin. 

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dalam sambutan meminta para pejabat yang baru dilantik khususnya yang menjabat sebagai kapolres segera beradaptasi dan melakukan konsolidasi. 

Segera lakukan silaturahmi dengan para tokoh di wilayah masing-masing agar ada sinergitas yang baik. 

Prioritaskan "presisi Kapolri" serta program kerja lainnya, kata Waterpauw seraya berharap dapat membantu pemda setempat termasuk dalam menangani pandemi COVID-19. 

"Kapolres diminta berperan aktif dalam menangani COVID-19 dengan melibatkan babinkamtibmas dan babinsa sera kepala kampung, " harap Kapolda Papua Irjen Pol Waterpauw. 

Sembilan kapolres yang diserahterimakan yakni Kapolres Intan Jaya dari AKBP i Wayan G Antara digantikan AKBP Sandi Sultan, Kapolres Deiyai AKBP Bambang Budiatno kepada AKBP Heri Zoni Saragih, Kapolres Yalimo dari AKBP Rachmat Kaharuddin kepada AKBP Herman Sotarduga Napitupulu. 

Kapolres Puncak AKBP Dicky Saragih kepada Kompol I Nyoman Kunia, Kapolres Supiori dari AKBP I Made Budi Darma kepada AKBP Doradjat Daimboa, Kapolres Pegunungan Bintang dari AKBP Ferdiyan Indra Fahmi kepada AKBP Cahyo Sukarmito, Kapolres Nduga dari AKBP Doradjat Daimboa kepada Kompol I Komang Budiartha, Kapolres Kep. Yapen AKBP Wachid kepada AKBP Ferdiyan Indra Fahmi, dan Kapolres Mappi AKBP Cosmos Jeujanan kepada AKBP Damianimus Dedi Susanto. 

Serah terima jabatan yang dipimpin Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw disaksikan Wakapolda Papua Brigjen Pol Matheus Fakhiri dan pejabat di lingkungan Mapolda Papua. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar