KKB Ancam Perang TNI-Polri, Kabupaten Puncak Masih Aman dan Kondusif

Bagikan Bagikan
Kapolres Kabupaten Puncak, AKBP Dicky Hermansyah Saragih (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Beberapa hari terakhir ini banyak media memberitakan adanya ancaman dari KKB yang ingin berperang bersama TNI-POLRI, namun Kapolres Puncak, AKBP Dicky Hermansyah Saragih mengaku bahwa keberadaan dan ancaman perang dari KKB sudah terbiasa, dan sampai saat ini tidak ada masyarakat pendatang di Puncak yang memilih untuk mengungsi dan meninggalkan wilayah Kabupaten Puncak, baik di Ilaga, Tsinga ataupun Beoga.

“Sampai saat ini tidak ada masyarakat pendatang yang memilih meninggalkan puncak atau mengungsi,” kata AKBP Dicky saat ditemui di bilangan jalan Cendrawasih, jalur SP2, Kamis (4/2/2021).

Ancaman dari KKB pasti selalu ada, akan tetapi kepolisian bersama TNI selalu melakukan pendekatan dan sosialisasi agar sama-sama mendukung pembangunan dengan menjaga keamanan bersama yang telah dan sementara dilaksanakan di Puncak.

Menurut dia, di awal tahun 2021, situasi di wilayah Polres Kabupaten Puncak masih aman dan kondusif dan kegiatan masyarakat ataupun pemerintahan berjalan seperti biasa.

Hingga saat inipun tidak ada aksi teror ataupun penyerangan kepada masyarakat ataupun kepada anggota TNI dan Polri.

“Mama-mama Papua masih berjualan seperti biasanya di pasar dan kebun. Begitu juga masyarakat lainnya dengan aktivitasnya masing-masing bisa berjalan aman tanpa gangguan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Dia mengatakan untuk saat ini personel yang telah ditugaskan dari Polda, kalau dilihat dari DSP untuk Polres sekitar 500 personel, sedangkan DSP real di Polres dan Polsek sebanyak sekitar 120 personil, sehingga masih dibutuhkan penambahan agar ke depannya bisa mengembangkan Pospol, Pos sektor dan Polsek.

“Saat ini kita ada tiga yaitu Polsek Ilaga, Polsek Beoga dan Polsek Tsinak, sehingga dalam pelayanan Kamtibmas perlu ditambah personel,” ujarnya.

Dia pun berharap dengan adanya penerimaan Bintara di tahun ini bisa menambah personel di Puncak.

“Diharapkan dengan adanya rekrutmen Bintara sebanyak 2000 orang bisa menambah personel di Puncak,” tuturnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar