Pangdam XVII/Cenderawasih Ikut Webinar Masalah Papua Bersama TGPF Dan Akademisi

Bagikan Bagikan

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono  melakukan webinar  bertemakan kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua bersama Ketua TPGF Benny Mamoto, Akademisi Univ Cenderawasih Marinus Yaung, Peneliti Universitas Gajah Mada Gabriel Lele, Ketua DPW Mandala Trikora Ali Kabiyai Wanggai dan Tokoh Papua Michael Manufandu, Jumat. 

Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono menjelaskan langkah dan pendekatan yang dilakukan TNI dalam rangka upaya menyelesaikan permasalahan kekerasan yang dilakukan oleh KKB. 

"Kelompok bersenjata yang ada saat ini terkonsentrasi di daerah tertinggal, salah satunya di Kab. Intan Jaya. Selain itu tindakan yang dilakukan oleh Kelompok bersenjata sangat meresahkan masyarakat, karena melakukan pengrusakan, pembakaran dan penyerangan terhadap TNI Polri dan juga masyarakat," jelas Pangdam. 

Kodam XVII/ Cenderawasih,menurut Pangdam, dalam melaksanakan tugasnya, selain sebagai satuan kewilayahan juga melaksanakan operasi yang dilakukan meliputi pengamanan perbatasan, pengamanan daerah rawan dan pengamanan pulau terluar dengan mengedepankan pembinaan kepada masyarakat. 

Hal ini dilakukan untuk mendukung pemerintah daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua 

Selain itu peningkatan SDM juga harus menjadi prioritas, dimana saat ini khususnya Kodam XVII Cenderawasih telah ikut meningkatkan SDM masyarakat Papua dengan pola perekrutan 80 persen prajurit berasal dari putra daerah Papua. 

Ketua Tim TPGF Benny Mamoto mengungkapkan apresiasi kepada Kepala Staf Angkatan Darat yang sangat cepat membantu tim TPGF. 

Bahkan peduli mencari solusi permasalahan di Papua khususnya di Kabupaten Intan Jaya. 

"Terima kasih atas kepedulian KASAD yang telah membantu dan peduli kepada TPGF dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya dengan menunjuk Danpuspomad untuk melaksanakan investigasi lebih lanjut,"ujarnya. 

Akademisi Universitas Cenderawasih Marius Yaung menyampaikan perlu adanya pendekatan yang tepat oleh Negara sehingga permasalahan kekerasan KKB dapat terselesaikan. 

Sedangkan  Ketua DPW Mandala Trikora Ali Kabiyai  menyebut, permasalahan isu Papua sangat kompleks khususnya ekonomi, pendidikan dan infrastruktur. 

Peneliti UGM, Gabriel Lele mengungkapkan data peta konflik berupa jumlah kasus, pelaku, korban, motif. 

Dari hasil penelitian yang paling dominan adalah konflik yang dilakukan KKB. Sedangkan yang paling menderita akibat hal tersebut adalah masyarakat. 

"Pemerintah perlu melakukan perubahan pendekatan dalam menyelesaikan permasalahan kekerasan yang dilakukan KKB.,"katanya. 

Sementara itu, tokoh Papua Michael Manufandu yakin dengan latar belakang yang dimiliki Pangdam Cenderawasih, TNI akan lebih profesional dan merakyat dalam menyelesaikan permasalahan di Papua. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar