Pemprov Papua Akan Terapkan PDPKM Guna Memutus Penyebaran COVID-19

Bagikan Bagikan

Ketua Harian Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua William Manderi. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Pemerintah Provinsi Papua berencana menerapkan penegakan disiplin protokol kesehatan masyarakat ( PDPKM) guna memutus penyebaran COVID-19. 

Ketua Harian Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua William Manderi, Rabu mengatakan, khusus untuk Papua yang diterapkan bukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), seperti halnya provinsi lainnya di Indonesia. 

Memang yang diberlakukan nantinya adalah PDPKM yang penerapannya diserahkan ke masing-masing kabupaten dan kota. 

"Ada beberapa perbedaan antara PPKM dan PDPKM, misalnya terkait penerapan persyaratan untuk keluar-masuk penumpang namun bagaimana ketentuannya akan dibahas lebih lanjut,"kata Manderi kepada ANTARA di Jayapura. 

Diakui, dari laporan yang diterima warga yang positif COVID-19 di Papua mengalami kenaikan sehingga diharapkan dengan penerapan PDPKM dapat menghambat penyebaran penularan virus corona. 

Pelaksanaan PDPKM akan dievaluasi setiap dua minggu atau dua kali masa inkubasi, kata Manderi yang juga menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua. 

Saat ini tercatat 2.100 orang dirawat karena positif COVID-19 yang tersebar di 16 kabupaten dan kota di Papua, terbanyak di Kota Jayapura mencapai 905 orang. 

Secara kumulatif kasus positif COVID-19 hingga Selasa (9/2) tercatat 16.657 orang, 14.248 orang dinyatakan sembuh dan 309 orang meninggal dunia. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar