Polda NTT Kirim 100 Personel Ke Papua Bantu Atasi Kelompok Kriminal Bersenjata

Bagikan Bagikan

Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif menyapa seorang seorang anggota Brimob Polda NTT yang akan diberangkatkan untuk BKO di Papua. (Foto-Antara)

SAPA (KUPANG)
- Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur mengirimkan 100 anggota Brimob Polda NTT untuk membantu Polda Papua dalam rangka pengamanan polsek rawan dan antisipasi kelompok Kriminal di Intan Jaya, Papua. 

"Mereka akan diberangkatkan pada Kamis (18/2) besok," kata Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif kepada wartawan di Kupang, Rabu. 

Orang nomor satu di lingkup Polda NTT itu mengatakan kalau pemberangkatan 100 anggota Brimob Polda NTT untuk membantu Polda Papua merupakan suatu kehormatan bangsa dan negara. 

Jenderal bintang dua itu saat mengelar apel melepas keberangkatan 100 personel anggota Brimob Polda NTT itu berpesan agar mereka yang berangkat itu harus kembali lagi ke Kupang dengan jumlah yang sama. 

"100 orang yang berangkat maka yang kembali pun harus utuh 100 orang pula. Tidak boleh berkurang dengan alasan apapun," tegasnya. 

Kapolda juga berpesan agar anggota Brimob saat bertugas ke Papua selalu mengawali tugas dengan doa serta mematuhi SOP. 

"Jangan membenarkan yang biasa dan membiasakan yang benar," ujar Kapolda NTT. 

Ia juga berpesan agar personel yang berangkat itu tidak boleh meremehkan situasi dan kondisi yang saat ini terjadi di Papua. 

"Dibutuhkan disiplin diri dan kesatuan serta saling menjaga satu dengan yang lain," tandas kapolda NTT. 

Anggota Brimob Polda NTT juga diminta menjaga marwah Polda NTT dan institusi Polri. Kapolda NTT menjanjikan reward bagi anggota Brimob Polda NTT yang melakukan BKO ke Polda Papua. 

"Sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil. Jiwa ragaku demi kemanusiaan," ujar Kapolda NTT memberikan semangat kepada 100 anggota Brimob Polda NTT BKO Polda Papua. 

Sesuai dengan rencana 100 personel Brimob Polda NTT akan diperbantukan di Papua selama enam bulan kedepan hingga bulan Agustus mendatang. 

Pantauan ANTARA saat ada yang unik dalam upacara pelepasan kali ini. Kapolda NTT dan seluruh pejabat utama serta anggota Polri yang hadir memberikan penghormatan khusus kepada 100 anggota Brimob Polda NTT BKO Polda Papua. 

Baik Kapolda NTT maupun anggota yang hadir menghadap ke 100 anggota Brimob dan melakukan penghormatan.Penghormatan dengan cara ini merupakan kali pertama yang digagas Kapolda NTT. 

Dan berharap akan menjadi sebuah tradisi di Polda NTT dalam membangun soliditas dan semangat kesatuan. 

Penghormatan ini merupakan bentuk penghormatan khusus jajaran Polda NTT kepada pasukan Brimob yang melakukan tugas Polri di Polda Papua. 

"Ini merupakan tradisi yang meningkatkan jiwa korsa dan wujud penghargaan dari pimpinan kepada personel-personel yang akan berangkat bko," tambahnya. 

100 personel Brimob Jambi di BKO jaga keamanan di Papua 

Sebanyak 100 personel Satuan Brimob Polda Jambi yang mendapat penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua diberangkatkan Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo melalui upacara pemberangkatan di Lapangan Makosat Brimob Polda Jambi. 

Upacara yang dilaksanakan usai acara Rapim Polri tersebut dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso, Irwasda Polda Jambi, Pejabat Utama Polda Jambi dan Kapolresta Jambi, kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto, Rabu. 

Kapolda Jambi dalam arahannya memerintahkan kepada komandan kompi yang akan memimpin seluruh pasukan, untuk tetap berhati-hati di sana. 

"Hal yang perlu diatensi dalam pelaksanaan tugas di Papua adalah penghormatan terhadap hak azasi manusia," kata Kapolda Jambi, Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo yang baru saja mengikuti Rapim TNI Polri dan mendapat pengarahan dari Kapolri dan Ketua Komnas HAM. 

Kemudian lagi perlu perhatian khusus nilai-nilai yang ada di masyarakat Papua, nilai yang ada di Jambi dan nilai yang dilihat dari masyarakat di luar Indonesia itu berbeda, ketika saudara melakukan penindakan terhadap sekelompok pemuda kemudian mereka dilucuti bajunya dan suruh jongkok itu saja menurut dunia internasional sudah masuk pelanggaran HAM. 

"Jadi saya mohon betul kepada saudara-saudara yang mendapat kesempatan untuk melaksanakan tugas ini agar melaksanakan dengan bijak segala tindakan yang akan saudara lakukan, pahami betul isu apa yang ada di sekitar saudara," pesan Kapolda Jambi. 

Sebanyak 100 Personel Brimob Polda Jambi BKO Polda Papua ini akan melaksanakan tugas di wilayah Puncak Jaya. Mereka akan bertugas di sana selama enam bulan. 

Di daerah Operasi, pasukan BKO akan melaksanakan tugas melaksanakan patroli dan pengamanan daerah rawan gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), melaksanakan penebalan di Polsek Polsek yang rawan gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata ataupun daerah rawan konflik sosial. 

Disamping itu juga bertugas menjaga, memberikan rasa aman masyarakat dan menjamin situasi Kamtibmas yang kondusif. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar