Soal Pembangunan di Banti Tembagapura, Wamen PUPR: Butuh Komitmen Pemkab Mimika dan PTFI

Bagikan Bagikan
Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo (Kanan) didampingi Direktur PTFI, Claus Wamafma (kiri) saat memberikan keterangan kepada awak media (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Kampung Banti Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika membutuhkan pembenahan segera pasca kejadian baku tembak antara TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo setelah mengunjungi langsung wilayah Banti dan sekitarnya.

“Masalah banti dan pembangunan di sana seakan berlarut-larut dan saya hadir sebagai orang Papua juga ingin mendorong pembangunan kembali di sana,” ungkapnya dalam keterangannya kepada wartawan saat ditemui Hotel Rimba Papua Hotel, Jumat (12/2/2021).

Dari kejadian beberapa lalu, banyak fasilitas dan infrastruktur di sana yang rusak. Infrastruktur yang dibangun PTFI sebelum kejadian tersebut cukup baik, setelah adanya kejadian itu semua fasilitas, baik itu pendidikan dan kesehatan hancur.

Pembangunan kembali di sana, kata John sebenarnya tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika. Kementerian PUPR tentunya akan mendorong, namun harus dimulai dari Pemerintah Daerah itu sendiri, karena yang punya masyarakat adalah Pemerintah daerah tersebut.

“Saya akan diskusikan dengan Pemkab Mimika dan PTFI, terkait penanganan Banti jangka pendeknya seperti apa dan jangka panjangnya seperti apa? Karena untuk membangun kembali Banti butuh komitmen bersama Pemkab Mimika dan PTFI, agar masyarakat di sana kehidupannya kembali normal dan lebih baik ke depannya. PTFI sangat terbuka dalam segala hal, namun semua kembali kepada yang punya masyarakat yaitu Pemkab Mimika,” ujarnya.

Sementara itu Direktur PTFI, Claus Wamafma mengungkapkan bahwa PTFI terus mensupport masyarakat dan pembangunan di Banti.

“Kita sayangkan kejadian yang terus terjadi di Banti. Peristiwa yang terjadi di sana memang membuat kita jadi sedih, karena sudah terjadi dua kali dalam 3 tahun terakhir, akan tetapi PTFI bersama Pemerintah tetap ada, kita akan bersama-sama mencari solusi terbaik, dan membangun kembali  masyarakat agar ke depan lebih baik,” terang Claus saat mendampingi Wamen PUPR memberikan keterangan kepada media. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar