Tidak Ada Anggaran Perawatan BTS, Jaringan Telepon di Pedalaman Mimika Terganggu

Bagikan Bagikan
(Foto:Ilustrasi)

SAPA (TIMIKA) - Dalam beberapa tahun terakhir Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berhasil mengadakan jaringan telepon di wilayah pedalaman dengan membangun Base Transceiver Station (BTS) atau stasiun pemancar.  Pembangunan BTS itu merupakan salah satu program utama Bupati dan Wakil Bupati Mimika periode 2019-2024 untuk mendukung Smart City.

Kepala Diskominfo, Abraham Kateyau mengungkapkan, 6 Distrik wilayah pedalaman Mimika telah dibangun BTS yakni Kokonao, Atuka, Agimuga, Potowaiburu, Jita dan Jila, namun BTS tersebut tidak didukung dengan anggaran untuk perawatan.

Akibatnya warga di Distrik Potowaiburu dan Agimuga kembali mengeluhkan  jaringan yang terganggu.

"Kita tidak ada anggaran untuk  perawatan, kita tidak bisa berbuat banyak, karena memang kita tidak didukung anggaran. Jangankan itu, kita rencana bangun lagi beberapa BTS di wilayah pedalaman juga tidak didukung oleh anggaran," kata Abraham.

Kepada wartawan Dia mengaku, pagu anggaran yang diberikan kepada Diskominfo sangatlah sedikit,  yang mana anggaran tersebut hanya untuk kegiatan rutin saja.

"Akibatnya, banyak aset-aset yang membutuhkan pemeliharan kita diabaikan lantaran anggaran sedikit," ujarnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar