102 Anak Lumpuh Otak di Mimika Tidak Pernah Diperhatikan Pemerintah Daerah

Bagikan Bagikan
Anak-anak lumpuh otak bersama orangtuanya saat berada di Yayasan Cinta Bela (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) – Anak-anak berkebutuhan khusus yang mengalami lumpuh otak atau cerebral palsy di Mimika seharusnya mendapat perhatian dari Pemkab Mimika.

Demikian disampaikan pendiri Yayasan Cinta Bela, Elisabeth Carolina Samori, saat ditemui Salam Papua di yayasan tersebut, Jumat (26/3/2021).

Ia mengatakan, yayasan yang merupakan rumah singgah dari 102 anak yang mengalami lumpuh otak sejak lahir ini, sama sekali tidak pernah mendapat perhatian dari Pemkab Mimika.

“Padahal kami sudah berjuang agar bisa dibangunkan klinik khusus fisioterapi bagi anak-anak ini dan mendatangkan terapis yang handal. Kami sudah perjuangkan ini selama tujuh tahun tapi tidak pernah ada jawaban dari Pemerintah Daerah. Perhatian dalam bentuk lain pun tidak pernah ada,” kata Elisabeth.

Menurut dia, selama ini pihak-pihak swasta yang sering mengunjungi Yayasan Cinta Bela dan memberikan bantuan berupa pampers, makanan, susu, kursi roda, pakaian dan lainnya.

“Dengan bantuan-bantuan ini anak-anak gunakan bersama, saling berbagi. Kami orang tua juga saling menguatkan, berbagi pengalaman dalam mengurus anak-anak kami,” kata Elisabet yang juga merupakan ibu dari anak yang mengalami lumpuh otak.

Ia menambahkan, dalam hal mengasuh anak-anak lumpuh otak, dengan hanya melihat anak-anak bisa tersenyum saja sudah menjadi kebahagiaan yang luar biasa.

“Melihat mereka tersenyum saja kami bahagianya luar biasa. Impian kami mereka bisa berdiri dan berjalan, bisa makan sendiri, bisa memakai baju sendiri itu mimpi terbesar kami,” tuturnya.

Meskipun harus menghadapi kenyataan merawat anak-anak yang mereka lahirkan dengan kondisi lumpuh otak, orang tua dari anak-anak itu nampak tetap bersemangat dan ramah terhadap siapapun.

“Itulah manfaat rumah singgah Cinta Bella ini, kami saling berbagi, saling mendukung, saling menghibur, jadi kami menjadi lebih ikhlas dan bahagia menghadapi kehidupan yang kami jalani saat ini,” tutupnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar