Ada “Jaminan Kehilangan Pekerjaan” Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Bagikan Bagikan
Sukardin (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Presiden Joko Widodo telah meluncurkan program baru BPJS Ketenagakerjaan yakni jaminan kehilangan pekerjaan pada tanggal 2 Februari yang lalu.

Program ini ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah nomor 37 tahun 2021.

Akan tetapi manfaat dari program ini hanya diberikan kepada peserta yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), bukan bagi peserta yang mengundurkan diri dari perusahaan tempatnya bekerja.

Hal ini disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika, melalui Kepala Bidang Kepesertaan, Sukardin, saat ditemui Salam Papua di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika, di Jalan Cenderawasih, SP 2, Timika, Selasa (23/3/2021).

Ia mengatakan  manfaat dari jaminan ini didapat setelah masa kepesertaan 24 bulan atau 2 tahun.

“Jadi setelah masa kepesertaan 24 bulan atau dua tahun dengan masa iuran paling sedikit 12 bulan baru peserta bisa menerima manfaat dari jaminan kehilangan pekerjaan,” tuturnya.

Menurutnya, untuk peserta yang mengundurkan diri dari perusahaannya bekerja hanya bisa mengklaim jaminan hari tua.

“Manfaat jaminan hari tua berupa uang tunai yang besarnya merupakan nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya, yang dibayarkan secara sekaligus apabila peserta mencapai usia 56 tahun, meninggal dunia  dan cacat total tetap,” ujarnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar