Ada Pelajar di Mimika Sebagai Pengguna dan Pengedar Narkotika, BNN Minta Orang Tua Awasi Anaknya

Bagikan Bagikan

Kepala BNN Timika, Kompol Mursaling (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) - Indikasi adanya pelajar yang ikut andil sebagai pengedar narkotika, badan nasional narkotika (BNN) Timika meminta agar orang tua selalu jeli dalam membaca gerak-gerik dan selalu mengawasi anak.

Kepala BBN Timika, Kompol Mursaling mengatakan, orang tua harus selalu mengawasi anaknya dan dapat memperhatikan perilaku anak, karena ketika anak sudah terbiasa dan dipengaruhi oleh lingkungan sekitar yang kurang baik, tentunya akan membawa dampak buruk bagi anak.

“Awal tahun kemarin (2020) ada pelajar yang kita amankan dan sudah dilakukan rehabilitasi. Kita juga pernah amankan pelajar yang selain pengguna narkotika, dia juga sebagai pengedar. Tentunya ini merupakan pengaruh faktor lingkungan yang tidak sehat,”  ungkap Kompol Mursaling kepada Salam Papua, Selasa (2/3/2021).

Dia menyampaikan, ada tiga jenis narkotika yang beredar di Mimika, yakni narkotika jenis sabu-sabu, ganja dan sintesis. Yang  paling banyak digunakan oleh para pelajar adalah ganja dan sintesis.

“Dalam melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap peredaran narkoba di Mimika, BBN terus memberikan informasi yang bersifat edukasi kepada khalayak. Kita juga aktif melakukan pengawasan di pintu masuk (Bandara), petugas juga kita tempatkan di sana utnuk melakukan deteksi dini, termasuk pemetaan dan lidik,” tuturnya.

Menurut dia, untuk mencegah penyebaran peredaran narkoba harus ada sinergitas antara semua elemen, termasuk dari pihak desa atau kampung dan kelurahan untuk mengawasi setiap wilayahnya. Ketika ada indikasi, dapat dilaporkan kepada BNN atau pihak kepolisian untuk segera ditindaklanjuti.

“BNN sangat wellcome jika ada pengguna atau pecandu narkotika yang dengan sadar datang untuk dilakukan direhabilitasi. Dengan senang hati kami akan melakukan rehabilitasi dengan gratis, dan tentunya itu tidak akan dilakukan proses hukum,’ terangnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar