Aparat Keamanan Bersih-Bersih Semua Lapak Judi King di Timika

Bagikan Bagikan
Pembongkaran lapak judi king oleh aparat keamanan (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Aparat keamanan dari Polres Mimika dan TNI Kodim 1710/Timika melakukan bersih-bersih lapak judi king di seputaran Timika.

Pantauan Salam Papua, pembongkaran dimulai sekitar pukul 15.40 WIT di Bambu Kuning lorong  samping Sekolah Ebenhaezer, jalan Ketapang kompleks Biak Gorong-gorong, empat lapak di dalam kompleks pasar Gorong-gorong, dilanjutkan ke Kebun Siri kompleks di belakang RS Kasih Herlina, jalan Nanas dan jalur 2 SP2 serta berakhir di kompleks belakang posko Tim Kesehatan Covid-19 Mimika.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Roberth Hitipeuw,SH,MH menjelaskan bahwa judi king merupakan aktivitas liar yang melanggar aturan, sehingga  harus ditertibkan guna mengantisipasi adanya kegaduhan di tengah masyarakat. 

Apalagi saat ini umat Kristiani di Timika sementara merayakan paskah dan persiapan menjelang ramadhan serta menyambut pelaksanaan PON dan Pesparawi. Selain itu, guna menerapkan protokol kesehatan covid-19, karena aktivitas judi king mengumpulkan massa atau berkerumunan.

“Kita lakukan penertiban supaya masyarakat paham bahwa  ke depan ini kita ada kegiatan keagamaan. Kemudian dilarang juga berkerumun, karena berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan covid-19. Lapak judi king ini sudah banyak sekali merebak di Timika, salah satunya selama ini banyak laporan kegaduhan di lokasi judi king, dimana penghasilan rumah tangga yang didapatkan oleh suami, malah dipakai untuk berjudi, sehingga terjadilah KDRT dan sebagainya,” kata AKP Roberth di Gorong-gorong, Senin (29/3/3).

Selanjutnya untuk lapak-lapak yang sudah dibongkar sebelumnya akan tetap dipantau agar tidak ada yang dibangun kembali.

“Penertiban ini tidak terhenti sampai di sini saja, tapi kami akan terus pantau supaya judi king tidak ada lagi di kabupaten ini,” ujarnya.

Sayangnya dalam penertiban dan pembongkaran ini, para pemilik lapak sudah lari dan tidak ada di tempat. Namun, untuk mengusut para pemilik lapak akan dilakukan koordinasi bersama Sat Reskrim agar memanggil para pemilik.

“Untuk judi king ini tidak ada bandarnya, makanya kita intens untuk mencari pemilik lapaknya,” tuturnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar