Bakteri Air Juga Diduga Penyebab Keracunan 50 Warga di SP2 Timika

Bagikan Bagikan
Marsel Mameyau,SKM (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Selain diduga lantaran kandungan formalin yang ada dalam beberapa bahan makanan pada perayaan ulang tahun di SP2 Timika, ternyata juga ada sampel air sumur yang mengandung bakteri, sehingga menjadi salah satu penyebab keracunan 50 anak dan orang dewasa yang terjadi tanggal 17 Februari lalu.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinkes Mimika, Marsel Mameyau,SKM. Menurut dia, tim dari Dinkes telah survei ke rumah yang merayakan pesta ulang tahun dan ternyata ada dua rumah yang siapkan minuman dan setelah diperiksa ternyata ada bakteri dalam air sumur, di mana air tersebut dipakai merendam telur sebelum  dihidangkan.

“Kami juga sementara menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan yang sudah dikirim ke BPOM Jayapura. Tapi petugas kami sudah datang lihat ke rumah warga tersebut, dan melihat ternyata air juga ada bakteri,” tuturnya usai membuka pelaksanaan vaksin covid-19 bagi anggota TNI AD di Rumkitban di kompleks Koramil Kota, Senin (8/3/2021).

Mengingat telah ada pernyataan dari pihak Kepolisian terkait adanya kandungan formalin, maka Dinkes akan berupaya melakukan pengawasan bersama seluruh Puskesmas di Mimika. Kewenangan untuk memeriksa kandungan bahan berbahaya pada makanan yang beredar adalah tugas Dinkes Mimika dan selama ini rutin dilaksanakan setiap tiga bulan.

“Kita selama ini melalui Puskesmas rutin mengawasi hal itu. Jadi untuk persoalan adanya formalin pada sampel makanan Ultah itu hanya dugaan saja. Sekarang kita juga menunggu hasil pemeriksaan dari Jayapura,” katanya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar