Bank Papua Ajukan Tiga Program ke BI

Bagikan Bagikan

Gedung Kantor Bank Papua Cabang Timika. (Foto-SAPA/Yosefina)

SAPA ( TIMIKA)
- Bank Papua mengajukan tiga program ke Bank Indonesia (BI) dan saat ini sedang diproses. 

Demikian diungkapkan Alexander Iwan, Kepala Cabang Bank Papua Timika saat ditemui Salam Papua Jumat (19/3/2021) usai kegiatan sosialisasi dan Forum Grup Diskusi (FGD) tentang Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)  dan Pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). 

Dia menyebutkan tiga program tersebut yakni pembayaran menggunakan sistem barcode, laku pandai dan mobile banking. 

“Jadi sistem pembayaran menggunakan sebuah barcode atau Quick Response Code yang akan discan setiap melakukan  transaksi pembayaran, tanpa pembayaran tunai,” jelas Alexander.

Sementara untuk program Laku Pandai ia menjelaskan  merupakan layanan keuangan tanpa kantor untuk keuangan inklusif. Jadi, secara singkat, bisa dikatakan jika Laku Pandai adalah program keuangan resmi dari pemerintah. OJK dalam hal ini mengeluarkan Laku Pandai sebagai salah satu sarana untuk membantu masyarakat dalam hal keuangan. 

“Jadi nanti agen-agen Laku Pandai yang ada di masyarakat nantinya akan berfungsi sebagai perpanjangan tangan dari pihak bank. Dengan adanya perpanjangan tangan tersebut, masyarakat tak perlu lagi pergi ke bank untuk menunaikan kebutuhannya. Mereka hanya perlu datang ke agen tersebut dan agen akan melayani masyarakat dengan baik layaknya bank. Agen-agen Laku Pandai yang ada di masyarakat nantinya akan berfungsi sebagai perpanjangan tangan dari pihak bank, “tuturnya. 

Program berikutnya internet banking artinya layanan melakukan transaksi perbankan melalui jaringan internet.

Merupakan kegiatan perbankan yang memanfaatkan teknologi internet sebagai media untuk melakukan transaksi dan mendapatkan informasi lainnya melalui website milik bank.

 “Kegiatan ini menggunakan jaringan internet sebagai perantara atau penghubung antara nasabah dengan bank tanpa harus mendatangi kantor bank. Nasabah dapat menggunakan perangkat komputer desktop, laptop, tablet, atau smartphone yang terhubung ke jaringan internet sebagai penghubung antara perangkat nasabah dengan sistem bank,” katanya. (Yosefina)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar