Di Masa Pandemi Covid-19, HIV-AIDS di Mimika Menurun Mencapai 301 Kasus

Bagikan Bagikan
(Foto:Ilustrasi)

SAPA (TIMIKA) - Penanggungjawab Progam HIV-AIDS Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Yoan Tauran mengatakan , temuan baru infeksi HIV dan kasus AIDS di Kabupaten Mimika dalam tahun 2020 sebanyak 301 kasus, dengan jumlah infeksi HIV berjumlah 117 dan AIDS berjumlah 184 orang.

Jumlah ini menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2019 temuan kasus baru HIV-AIDS sebanyak 347. Temuan kasus baru infeksi HIV-AIDS dalam 5 tahun terakhir rata-rata berada pada angka 300.

“Tahun ini temuan kasus sedikit menurun, mungkin karena kita ada di dalam masa pandemi (covid-19) sehingga menekan pergerakan masyarakat. Pandemi juga berpengaruh besar terhadap jumlah cakupan layanan konseling dan tes HIV kita hanya mencapai 15.000 dari target 41.443 tes,” kata Yoan, Kamis (4/3/2021).

Dia mengungkapkan, temuan kasus baru HIV-AIDS di Mimika tidak saja ditemukan pada saat tim turun lapangan untuk melakukan pemeriksaan, namun ada juga dengan kesadaran sendiri datang ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan diri.

Penderita HIV-AIDS rata-rata berada pada usia produktif 20-29 tahun yang mencapai 133 orang, kemudian usia 30-39 tahun mencapai 81 orang.

Sementara jumlah penderita HIV-AIDS dengan jenis kelamin laki-laki mencapai 152 (HIV: 55 dan AIDS: 97), sedangkan jenis kelamin perempuan berjumlah 149 (HIV:62 dan AIDS: 87).

“Infeksi HIV-AIDS lebih banyak melalui jalur seksual, ada juga melalui air susu ibu (ASI) atau dari ibu ke anak,” tuturnya.

Dia menambahkan, jumlah penderita HIV tahun 1996 hingga 2020 mencapai 3.231, sedangkan AIDS mencapai 3.123, atau secara kumulatif penderita HIV-AIDS dari tahun 1996-2020 mencapai 6.364, sementara kumualtif cakupan layanan konseling dan tes HIV dari tahun 2005-2020 sebanyak 314.226.

“Faktor penyebabnya adalah seks bebas dan pergaulan bebas. Kita selalu melakukan edukasi dan informasi, namun kita hanya sekedar mengingatkan dan kita tidak bisa melarang, karena itu semua tergantung pada pribadi masing-masing orang untuk sadar atau tidak,” tambahnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar