Disdik Papua: UN SMA Dilakukan Secara Daring-Luring Dan Portofolio

Bagikan Bagikan

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua menyebut Ujian Nasional pada 2021 tingkat SMK dan SMA di wilayah itu dilakukan secara daring, luring, dan portofolio. 

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait melalui telepon selularnya di Jayapura, Senin, mengatakan cara pelaksanaan UN yang berbeda-beda ini disesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19. 

"Jadi misalnya di wilayah perkotaan dengan akses internet yang memadai, maka ujian dilaksanakan secara daring," katanya. 

Dia menjelaskan untuk wilayah dengan keterbatasan akses internet maka ujian dilaksanakan secara luring atau siswa akan datang ke sekolah meskipun pandemi. 

"Untuk wilayah yang akses internet terbatas dan daerahnya sulit ditempuh karena kondisi geografis tidak memadai maka guru akan menilai siswa dari kumpulan-kumpulan nilai yang sudah diperoleh sebelumnya," ujarnya. 

Bagi guru yang memberikan nilai ujian dari kumpulan nilai-nilai sebelumnya, pihaknya menyebutnya sebagai cara portofolio. 

"Sedangkan bagi wilayah perkotaan dengan akses internet memadai namun siswa tidak memiliki gawai maka akan mengikuti ujian dengan datang ke sekolahnya," katanya. 

Segala upaya pihaknya lakukan agar siswa dapat mengikuti ujian sekolah dengan baik, di mana dari pantauan di lapangan untuk jenjang SMK, beberapa sekolah sudah melaksanakan ujian dan praktik sejak minggu lalu, sedangkan jenjang SMA, beberapa sekolah sudah melaksanakan namun ada juga yang baru melaksanakan pada pekan ini. 

"Saya sudah menginstruksikan kepada kabid-kabid agar memantau semua pelaksanaan Ujian Nasional pada 29 kabupaten dan kota, di mana jika sudah ada laporan lengkap akan dievaluasi," ujarnya. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar