Inflasi Mimika Capai 25 Persen, Pemprov Minta Pemkab Mimika Intervensi Pengusaha

Bagikan Bagikan
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Meningkatnya harga barang (Inflasi) mencapai 25 persen, Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal meminta kepada Pemerintah Kabupaten Mimika mengintervensi para pengusaha.

Memiliki inflasi sebesar 25 persen, kata Wagub ini sangat mengkhawatirkan, harus ada terobosan atau hal ekstrim yang dipersiapkan oleh pemerintah.

Lain daripada itu menurut Wagub, masyarakat juga harus sadar bahwa kalau ada hal-hal yang membebani kehidupan itu, lebih baik ditunda dulu, dan bisa gunakan uang untuk hal yang menjadi kebutuhan bukan keinginan.

"Dengan masyarakat sadar diri secara kolektif tidak menggunakan produk mahal atau bisa menunda pembelian maka permintaan dan penawaran akan turun, karena jika gairah beli masyarakat tinggi, akhirnya pengusaha dengan santainya memainkan harga," ujar Klemen di Timika, Selasa (30/3/2021).

Dia menambahkan, Pemerintah daerah juga harus mengintervensi pasar, jangan biarkan pengusaha seenaknya memainkan harga barang yang membuat inflasi terus meningkat.

Jika ada pengusaha yang menjual harga barang dengan nilai yang tinggi, pemerintah harus cut dan membuat batas atas harga. Pengusaha bukan penguasa melainkan pemerintah yang dipercayai masyarakat. Pemerintah harus berani intervensi, bila perlu tuangkan dalam  dalam peraturan untuk mengatur harga barang di Mimika.

"Kita tidak larang pengusaha untuk untung, tetapi untung juga jangan berlebihan yang bisa mencekik masyarakat. Ini seolah-olah pengusaha memainkan harga seenaknya saja. Masyarakat tidak bisa lawan pengusaha tetapi pemerintah yang harus lawan pengusaha," tuturnya.

Ini kata Klemen, untuk mendukung Papua menuju satu harga. Dalam rangka mendukung hal tersebut, Mimika memiliki peran yang sangat penting, karena Mimika merupakan pintu masuknya perekonomian di Papua.

"Mimika memegang peran yang sangat penting untuk kemandirian masyarakat di Papua dalam hal menurunkan inflasi. Sebab barang dan jasa yang masuk ke Papua, Timika merupakan pintunya, dan kita berharap Pemerintah Kabupaten Mimika dapat menyiapkan infrastruktur ekonomi, infrastruktur transportasi serta infrastruktur pendukung lainnya. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi akan meningkat dan kemampuan daya beli masyarakat juga meningkat seiring dengan harga barang yang murah," ujarnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar