Insentif Tidak Dibayarkan Kepada ASN Pemalas

Bagikan Bagikan

Sekda Mimika, Michael Gomar. (Foto-SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA)
-  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika komitmen untuk menertibkan seluruh aparatur Sipil negara (ASN) yang malas masuk kantor. 

Untuk meningkatkan kedisiplinan ASN, Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Michael Gomar mengatakan Pemkab akan mengaktifkan kembali fingerprint yang telah terpasang di setiap lingkup kerja  OPD. 

Sebagian besar OPD sudah memiliki fingerprint.

Dikatakan fingerprint tidak hanya menggunakan sidik jari melainkan menggunakan korneo mata, dimana ini sebagai upaya untuk menghindari penyebaran virus melalui sidik pada fingerprint. 

Sambung Gomar tersisa 6 OPD yang belum terpasang fingerprint termasuk Distrik dan kelurahan juga akan dipasangkan. 

"Kita akan aktifkan kembali fingerprint dalam dua minggu kedepan. Toleransi kita mulai jam 8:00 sampai 8:30 untuk absensi pagi. Jadi toleransinya hanya 30 menit saja,

Kemudian untuk absensi pulang mulai dibuka jam 3 sore. ASN yang masuk kantor atau melakukan absensi diatas jam 08:30 itu tidak bisa melakukan absensi lagi. Begitu pula dengan absensi pulang," ujar Gomar pada Rabu (17/3/2021). 

Absensi ini kata Gomar, akan langsung terkoneksi ke bagian Organisasi Tata laksana (Ortal) Setda Mimika. 

ASN tetap melaksanakan tugas atau masuk kantor sesuai dengan kebijakan 50 persen. Sesuai dengan komitmen Bupati dan Wakil Bupati, kedisiplinan ASN mulai ditegakan dengan menunjukan kinerja yang baik. 

"Bagi ASN yang tidak masuk kantor selama 5 hari atau bahkan lebih, konsekuensi berdasarkan Peraturan Bupati insentif akan dipotong, " kata Gomar. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar