Jelang Ibadah Paskah di Timika, Semua Gereja Akan Dideteksi Penjinak Bom

Bagikan Bagikan
AKP Roberth Hitipeuw (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Jelang perayaan paskah, kesatuan Brimob Polres Mimika akan melakukan penetralisiran penjinak bom (Jibom) terhadap semua gereja di Timika.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Roberth Hitipeuw mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi bersama kesatuan Brimob agar dilakukan penetralisir Jibom di gereja-gereja besar maupun kecil. 

“Gereja-gereja kecil juga dilakukan netralisir. Biasanya untuk Jibom itu dilakukan satu regu pasukan Brimob dan membutuhkan waktu satu sampai dua jam. Kita upayakan semua gereja ter-cover. Kalau memang tidak ter-cover, maka kita dahului anggota kita yang bertugas di situ yang melakukan pengecekan,” ungkap AKP Roberth saat jumpa pers di kantor pelayanan Polres Mimika jalan Cendrawasih, Selasa (30/3/2021).

Polres Mimika bersama TNI menggandeng FKUB, MUI, Ormas, PolPP, Pemuda lintas agama dan instansi lainnya agar bersama-sama menjaga keamanan supaya pelaksanaan ibadah paskah bagi umat Kristen dan Katolik di Timika dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami berkoordinasi bersama FKUB, MUI dan instansi lainnya supaya menjaga keamanan perayaan paskah. Personel kami dari Polres ada sekitar 300 dan dari TNI sekitar 200, ditambah lagi dari pemuda muslim dan ormas lainnya,” ujarnya.

Diketahui jadwal perayaan paskah di setiap gereja tidak bersamaan, tetapi dilakukan di hari yang berbeda contohnya untuk gereja Katolik akan melaksanakannya di hari Kamis dan dilanjutkan paskah kedua di hari Senin. Meski demikian, untuk semua rangkaian perayaan itu akan disiapkan penjagaan oleh personel keamanan. Sedangkan untuk di gereja-gereja kecil akan diback-up oleh patroli bersama pos-pos Peka.

“Harapan kita adalah menjelang hari perayaan ini, kita semua harus sama-sama menjaga keharmonisan,” jelasnya.

Mengingat adanya pandemi covid-19 dan menerapkan protokol kesehatan, diharapkan agar tidak ada gelar pawai obor ataupun jalan salib yang biasanya dilaksanakan sebelum adanya pandemi.

Dijelaskan bahwa tanggal 31 Maret akan dilakukan rapat bersama seluruh unsur terkait guna menyikapi kesiapan perayaan paskah, sehingga ditentukan titik-titik penjagaan pasukan saat perayaan Paskah. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar