Kadisdik Mimika: Semua Sekolah Negeri Sudah Tatap Muka

Bagikan Bagikan
Kadisdik Mimika, Jeni O. Usmany (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Setelah adanya kebijakan Pemerintah Kabupaten Mimika yang ditetapkan bersama Forkopimda Mimika, sekolah diperbolehkan untuk melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Mimika, Jeni O. Usmany mengungkapkan masih ada sekolah di Mimika yang belum melakukan tatap muka.

Namun kata Jeni, itu bukanlah satu kesalahan, namun merupakan pertimbangan antara sekolah dan orang tua dalam menyikapi penyebaran covid-19. Dinas Pendidikan tidak bisa memaksa karena Dinas pada prinsipnya hanya menyetujui, tidak menentukan.

“Yang belum tatap muka itu bukan satu kesalahan, tetapi kembali kepada pertimbangan orang tua dan sekolah. Percuma mereka tatap muka kalau sekolah belum siap, jadi itu tidak ada masalah, dan sejauh ini saya belum mendapatkan laporan sekolah mana saja yang belum melakukan tatap muka, kemungkinan itu sedikit saja dan itu hanya pada sekolah swasta,’ kata Jeni, Kamis (25/3/2021).

Jeni memastikan semua sekolah negeri (SD dan SMP) sudah melakukan tatap muka, yang mana sesuai hasil rapat bersama Dinas dan seluruh pimpinan sekolah, semua sekolah menyatakan siap untuk menerapkan sekolah tatap muka sesuai  protokol kesehatan (Prokes), karena memang tatap muka ini hanya untuk kelas tingkat akhir.

“Kalau untuk sekolah swasta, itu kembali kepada Yayasan dan sekolah yang menilai,” tutur Mantan Pj Sekda Mimika itu.

Di samping itu, Ia menambahkan, Dinas Pendidikan tengah mendata semua guru-guru baik swasta maupun negeri untuk dilakukan vaksinasi covid-19.

“Kita sudah data semua, sekarang tergantung dinas kesehatan dengan kesiapan vaksinasinya. Kita prioritaskan terlebih dulu guru yang masuk mengajar di dalam kelas karena memang mereka yang berhadapan langsung dengan siswa,” terangnya.

Jeni juga memastikan semua guru yang berada di wilayah pedalaman sudah berada di tempat tugas.

“Untuk wilayah pesisir itu sudah aman. Di wilayah pegunungan ini yang belum, karena untuk kesana kita harus carter (sewa) pesawat atau helikopter, tapi ada beberapa wilayah sudah bisa, dan dipastikan semua sudah di tempat tugas,” ungkapnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar