Komitmen Freeport Indonesia Tingkatkan Akses Air Bersih dan Layak di Papua

Bagikan Bagikan

Lokasi proyek Water Treatment Plant (WTP) di pintu masuk Kuala Kencana, dibangun oleh PTFI untuk menyuplai air bersih ke kota Timika (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Memanfaatkan momentum Hari Air Sedunia yang diperingati setiap tanggal 22 Maret, PT. Freeport Indonesia (PTFI) mengajak seluruh pihak bergandeng tangan dalam membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan layak, khususnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Papua menjadi provinsi dengan persentase kedua terendah di Indonesia berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, di mana hanya 39,10% rumah tangga di Papua memiliki akses terhadap sumber air minum bersih. Meski demikian, di tengah segala tantangan pembangunan Papua, angka ini terus merangkak naik setiap tahun, dengan persentase kenaikan sebesar 1,68% dibanding tahun 2015. Peningkatan akses masyarakat Papua terhadap air minum bersih ini turut memengaruhi perbaikan taraf hidup masyarakat dan laju pembangunan Papua.

“Pada Hari Air Sedunia tahun ini, PTFI mengajak seluruh pihak bergandeng tangan, membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan layak. Seluruh upaya PTFI dalam menyediakan akses air bersih dan layak merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi bagi Indonesia. Kami berharap, kolaborasi PTFI dengan banyak pihak dapat terus mewujudkan harapan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujar Manajer General Construction & Special Project PTFI, Lenny Josephina, dalam rilis media update corporate communications PTFI yang diterima Salam Papua, Selasa (23/3/2021).

PTFI memiliki sekitar 500 Drinking Stations  disediakan di area publik, area kerja dan perkantoran

Kesetaraan akses masyarakat terhadap air bersih dan layak merupakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 6 terkait air dan sanitasi untuk semua pada tahun 2030.

Dijelaskan, peningkatan taraf hidup masyarakat melalui penyediaan akses air bersih di Papua khususnya Kabupaten Mimika tidak terlepas dari upaya kolaboratif yang dilakukan multipihak.

Di Mimika, melalui nota kesepahaman antara PTFI bersama Pemerintah Kabupaten Mimika tahun 2013, Freeport telah membangun proyek sarana air bersih Water treatment Plant (WTP) di Kuala Kencana dengan kapasitas 200 liter perdetik, yang kedepannya akan digunakan untuk menyuplai air bersih untuk kota Timika.

Lokasi fasilitas Water Treatment Plant (WTP) di Tembagapura, area PTFI, di kelola oleh Departemen Facilities & Town Management PTFI

Di samping itu, dalam rilis tersebut juga diungkapkan, dalam mendukung pemanfaatan air bersih di wilayah kerja, PTFI terus menggalakkan program “SaPuAir”, yakni pemanfaatan air minum menggunakan botol minum isi ulang dan memperbanyak penyediaan sarana drinking station di lingkungan internal perusahaan sejak tahun 2019 yang dirancang untuk menjamin ketersediaan air minum higienis secara mandiri di lingkungan kerja perusahaan, serta menekan penggunaan air minum dalam kemasan di area perusahaan. Program ini dilakukan dengan mengolah lebih dari 50 sumber air alami di area kerja menjadi air minum yang bersih dan layak bagi para karyawan. (Red)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar