Masyarakat Iwaka Keluhkan Usulan Setiap Kali Musrenbang Tidak Pernah Diakomodir Pemkab Mimika

Bagikan Bagikan

Aparat Kampung Limau Asri Barat, Amirudin menyampaikan usulan saat kegiatan Musrenbang di halaman Kantor Distrik Iwaka (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Masyarakat Distrik Iwaka mengeluhkan usulan-usulan yang disampaikan setiap tahun dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) distrik tidak pernah diakomodir Pemkab Mimika.

Hal ini disampaikan aparat kampung Limau Asri Barat, Amirudin, saat kegiatan Musrenbang di halaman Kantor Distrik Iwaka, Sabtu (20/3/2021).

“Setiap tahun kami selalu menyampaikan usulan yang sama tapi tidak pernah dijawab. Pemerintah Kabupaten tidak pernah melihat kami punya kampung,” ungkap Amirudin.

Ia mengatakan, hampir di setiap kampung, masyarakat mengusulkan pembuatan parit, karena jika hujan lebat Distrik Iwaka selalu dilanda banjir.

“Kami warga Iwaka sekarang ini butuh parit supaya saat hujan tidak kebanjiran lagi. Usulan ini selalu kami sampaikan saat Musrenbang tapi tidak pernah diakomodir,” kata Amirudin yang juga dibenarkan warga lain.

Menurut dia, saat hujan lebat masyarakat tidak hanya kebanjiran namun juga mereka menderita kerugian lain karena banyak ternak yang mati.

“Banyak ternak babi, sapi, ayam yang mati kalau lagi banjir. Apalagi yang punya ternak ikan hampir semuanya mati,” ujarnya.

Selain itu, khusus untuk Kampung Limau Asri Barat, membutuhkan pembangunan jalan yang menghubungkan jalan-jalan di kampung tersebut.

“Jadi kami sangat butuh pembangunan jalan  untuk menghubungkan enam jalur sekitar satu kilometer. Kami minta tolong pemerintah serius melihat kondisi kami masyarakat di Iwaka,”ujarnya.

Di samping itu, Domi, salah seorang peserta Musrenbang itu mengeluhkan hal yang sama, bahwa selama ini pemerintah kurang memperhatikan Distrik Iwaka.

“Kami setiap tahun usul banyak masalah yang sama tapi  tidak pernah dijawab. Jadi kegiatan ini jangan hanya menjadi rutinitas tahunan tapi usulan-usulan kami tolong diakomodir,” tutur Domi.

Hadir pada kesempatan itu, Asisten II Setda Mimika, Syahrial dalam sambutannya mewakili Bupati Mimika sebelum membuka kegiatan tersebut, mengatakan bahwa tujuan penyelenggaraan Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) kabupaten di distrik antara lain, membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan kampung atau kelurahan, yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah distrik yang bersangkutan.

“Jadi untuk membahas dan menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah distrik yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan kampung. Serta menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah distrik berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah kabupaten,” kata Syahrial.

Kegiatan Musrenbang di Distrik Iwaka itu dihadiri Sekretaris Distrik Iwaka, Manase Omaleng, pendamping desa, tim asistensi Bappeda Mimika, tujuh kepala kampung beserta aparatnya dan Bamuskam, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dari Kampung Iwaka, Limau Asri Barat, Limau Asri Timur, Wangirja, Mulya Kencana, Naena Muktipura dan Kampung Pigapu, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar