Memasuki Pekan Suci, Warga Mimika Diminta Tingkatkan Toleransi

Bagikan Bagikan

Wabup Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Umat Kristiani di seluruh dunia akan memasuki pekan suci mulai Minggu (28/3/2021) mendatang sampai Minggu (4/4/2021).

Untuk itu, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM mengimbau seluruh warga Mimika agar meningkatkan toleransi antar umat beragama untuk menghormati pekan suci ini.

“Jadi marilah kita tingkatkan toleransi, saling menjaga agar saling memberi rasa aman dan nyaman untuk mewujudkan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Mimika,” ungkap John saat ditemui Salam Papua di Hotel Grand Tembaga, Timika, Jumat (26/3/2021).

Ia mengatakan, dalam pekan suci umat Kristiani butuh ketenangan dan keheningan untuk berdoa sehingga dukungan dari sesama umat lain sangat dibutuhkan.

“Wujud toleransi ya seperti ini, untuk pekan suci nanti seperti jam operasi tempat hiburan malam bisa dikurangi. Segala hal yang bersifat hura-hura bisa dikurangi dulu,” ujarnya.

Sementara itu untuk umat Kristiani, Dia berpesan, pada momentum pekan suci ini dapat digunakan untuk merefleksi diri agar bisa memperbaiki diri dan hidup sesuai teladan Yesus Kristus.

“Kita gunakan momen pekan suci ini untuk memperbaiki diri dan mampu meneladani Yesus Kristus dalam kehidupan kita sehari-hari,” tambahnya.

Untuk diketahui pekan suci adalah pekan antara minggu palem dan hari raya Paskah. Dalam pekan ini diperingati masa sengsara, wafat dan kebangkitan Kristus.

Upacara ibadat dalam pekan itu, terutama pada tri hari suci yakni, Kamis Putih, Jumat Agung dan Malam Paskah merupakan puncak seluruh tahun liturgi.

Umat mempersiapkam diri untuk menyambut perayaan Paskah dengan puasa dan pantang khususnya pada Jumat Agung dengan doa bersama dan renungan sengsara Sang Penebus. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar