Pemkab Diminta Serius Tangani Stunting di Mimika

Bagikan Bagikan

Martinus Walilo. (Foto-Istimewa)

SAPA (TIMIKA)
- Martinus Walilo, Wakil Ketua Komisi C DPRD Mimika meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Provinsi Papua untuk serius menangani kasus stunting. 

“Saya baca di Salam Papua kemarin di Distrik Wania saja sudah 200an lebih Balita yang menderita stunting, berarti kasus stunting di Mimika sudah menjadi persoalan serius dan harus ditangani secara serius,” ungkap Walilo saat menghubungi Salam Papua via telepon seluler, Kamis (18/3/2021). 

Ia mengatakan anak yang menderita stunting tentu saja ke depanya akan berdampak pada perkembangan otak dan fisiknya. Hal ini akan berlanjut hingga anak berusia dewasa dan berlanjut ke generasi yang akan datang. 

“Lingkaran ini harus segera diputuskan jika tidak Mimika akan mengalami hal seperti ini berkelanjutan dan akan memerlukan berbagai macam penanganan,” tuturya. 

Ia mengatakan APBD Pemkab Mimika cukup fantastis, kegiatan Posyandu juga rutin dilakukan seharusnya hal semacam ini tidak perlu terjadi. 

“Mimika ini APBDAnya sangat besar seharusnya tidak perlu ada kasus stunting. Penyuluhan, pembinaan bantuan harus diperhatikan dengan baik agar tidak perlu ada generasi Mimika yang kekurangan gizi sampai menderita stuntig,” tegasnya. 

Sebelumya, Richard Nelson Wakum, Kepala Distrik Wania mengungkapkan sebanyak 200 lebih Balita di Wania menderita stunting dan kasus ini tertinggi di Kampung Mawokau Jaya. 

“ Yang terbanyak di Kampung Mawokau Jaya, ada juga di Kampung Wonosari Jaya dan Kampung Nawaripi. Ini data terakhir yang kami dapat pada akhir tahun 2020 setelah berkoordinasi dengan pihak Din as Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mimika dan Puskesmas Wania,” ujarnya. 

Untuk itu, lanjut dia tahun ini penanganan stunting menjadi program prioritas  di Distrik Wania melalui Dana Desa. 

 “Dalam  Musrenbang kemarin juga penanganan stunting ini menjadi usulan program prioritas. Tahun ini kami akan terus berupaya bekerjasama dengan pihak terkait dalam penanganan stunting dan gizi buruk,” ujarnya. (Yosefina)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar