Proses Hukum Pasangan Mahasiswa Buang Bayi Terus Berlanjut, Tenaga Medis RS Ikut Diperiksa

Bagikan Bagikan

AKP Hermanto (Foto-SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA)
– Masyarakat Mimika tentunya masih ingat peristiwa heboh terkait temuan bayi perempuan di depan BLK Jalan Baru sekitar pukul 23.25 WIT tanggal 12 Februari lalu. 

Pasangan CM dan KN pelaku pembuangan bayi ini pun diketahui masih tercatat sebagai mahasiswa, akan tetapi lantaran takut diketahui melahirkan bayi hasil hubungan gelap alias tanpa pernikahan, maka keduanya pun sepakat membuangnya. 

Kasus ini terus diselidiki Sat Reskrim Polres Mimika, dimana untuk ayah dan ibu dari bayi malang ini sudah diperiksa dan selanjutnya pihak Rumah Sakit (RS) yang menangani kelahiran sang bayi pun ikut diperiksa.

“Kasus itu masih berjalan kok. Pasangan itu sudah dimintai keterangan. Tinggal pihak RS saja yaitu penjaga keamanan sama dokter yang menangani kelahiran sang bayi,” ungkap Kasat Reskrim Polres Mimika,AKP Hermanto di ruang kerjanya, Senin (15/3/2021). 

Mengingat bayi dibuang secara sengaja, maka pasangan mahasiswa yang mengaku berani melakukan hubungan suami istri atas nama cinta ini terancam dengan  pasal 305 KUHP, dimana “ Barang siapa menempatkan anak yang umurnya belum tujuh tahun untuk ditemukan atau meninggalkan anak itu dengan maksud untuk melepaskan anak daripadanya”. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar