Sebagian Nakes di Mimika Menolak di Vaksin Covid 19

Bagikan Bagikan

Tenaga kesehatan saat menerima vaksin. (foto-SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA)
- Sebagian tenaga kesehatan atau Nakes di Kabupaten Mimika menolak untuk di vaksin covid 19, dan itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. 

Ditemui disalah satu hotel di Timika pada Senin (15/3/2021) Reynold mengungkapkan memang diawal ada yang menolak, namun ada wacana yang tersirat, yang menolak tidak diperbolehkan untuk masuk kerja. 

Jika tidak ingin di vaksin maka silahkan bekerja dari rumah, dengan ketentuan jasa kapitasi tidak dibayarkan serta uang lauk pauk (ULP) akan dipotong," ujar Reynold. 

Namun sejauh ini kata Reynold nakes di Mimika sangat mendukung vaksinasi, sebab petugas kesehatan wajib untuk melindungi masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan, terutama nakes di Puskesmas. 

"Pada intinya kepala puskesmas sangat mendukung semua nakes untuk mendapatkan vaksinasi, karena puskesmas adalah zona merah," tuturnya.   

Ada masalah atau efek yang timbul paska vaksinasi, namun menurut Reynold itu hanyalah gejala biasa atau  non serius seperti mengantuk, bekas suntikannya sakit, demam. 

"Kami fokus pada solusi, mereka yang mau di vaksin itu yang  menjadi prioritas, dan bagi mereka yang tidak mau biarlah secara sosial dan pendekatan akan kami berikan edukasi, dan dalam minggu ini sesuai jadwal vaksinasi akan merambat ke ASN, non ASN dan juga pers yang merupakan bagian dari pelayan publik," ujar Reynold. 

Sambung dia, dalam pekan ini berdasarkan target tim vaksinator akan menyelesaikan vaksinasi dosis pertama kepada aparat keamanan dalam hal ini TNI  dan Polri. 

"Setelah TNI  dan Polri, pelayan publik lainnya juga segera di vaksinasi yakni kepada pers, ASN dan non ASN, kita akan mengatur tempat untuk dilakukan vaksinasi. Sementara mereka yang punya penyakit komorbit, lansia, vaksinasi di lakukan di rumah sakit," ujarnya 

Dia memastikan ketersediaan vaksin masih aman, karena untuk Provinsi Papua siap di backing oleh Kementerian Kesehatan, dan vaksin di Dinas Kesehatan Provinsi Papua siap untuk dikirimkan ke setiap kabupaten dan kota.  (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar