Sekda Mimika: Masyarakat Tidak Buang Sampah Pada Tempatnya Diberi Sanksi Tegas

Bagikan Bagikan
Sekda Mimika, Michael R. Gomar (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan di setiap lingkungannya.

Sekretaris Daerah Mimika, Michael R. Gomar,S.STP,M,Si mengungkapkan, Pemkab Mimika akan mengeluarkan instruksi Bupati tentang kebersihan lingkungan di masing-masing wilayah mulai dari tempat tinggal, tempat usaha, fasilitas umum dan kebersihan lingkungan jalan.

"Instruksi Bupati (Mimika) mewajibkan seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan baik dari tingkat Rumah Tangga (RT), Kelurahan, Distrik dan fasilitas umum termasuk jalan raya," tutur Sekda dalam rilisnya yang diterima Salam Papua, Selasa (30/3/2021).

Dia mengatakan, hal tersebut wajib dilakukan oleh semua warga masyarakat kabupaten Mimika dan nanti akan di atur teknis pelaksanaannya oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama para Kepala Distrik, Satpol PP, para lurah dan para RT yang ada di masing-masing wilyah.

"Untuk pengawasan dan penjagaan kebersihan lingkungan ini, saya sudah memerintahkan Kadis Satpol PP untuk melakukan patroli pengawasan di semua tempat pembuangan sampah dalam kota. Sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah yang bukan pada tempatnya," ujarnya.

Sekda menilai, fakta yang terjadi saat ini kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan. Sehingga mereka masih membuang sampah di median jalan maupun di trotoar jalan. Padahal sudah ada beberapa tempat atau titik-titik lokasi yang sudah ditentukan oleh DLH untuk dibuang di tempat tersebut.

"Bagi masyarakat yang masih melanggar atau tidak mengindahkan instruksi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah maka akan diberikan sanksi yang tegas. Hanya saja langkah awal yang akan dilakukan dengan memberikan sosialisasi secara persuasif, pemahaman yang baik secara humanis kepada masyarakat," ungkapnya.

Ia menuturkan, kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan mungkin dikarenakan kurangnya sosialisasi.

"Sehingga kita akan duduk bersama setelah liburan Paskah, bersama-sama dengan DLH, Satpol PP, kepala Distrik, lurah dan perwakilan RT untuk penanganan sampah dan kebersihan lingkungan di masing-masing wilayah," tegasnya.

Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung Mimika mewujudkan Smart City serta pelaksanaan Pesparawi dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar