Senin Ini Sekolah di Mimika Sudah Tatap Muka

Bagikan Bagikan

Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Jeni Usmany.(Foto-Dok/SAPA)

SAPA (TIMIKA)
- Menindaklanjuti keputusan bersama nomor 443.1/124 tentang pencegahan, pengendalian dan penanganan covid-19  adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Kabupaten Mimika, dimana aktivitas sekolah bisa dilakukan secara tatap muka,  Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika pada hari ini Selasa (16/3/2021)  melakukan pertemuan dengan para kepala sekolah di tingkat SD dan SMP se Kabupaten Mimika.

Pertemuan yang dilakukan di SMPN 2 Timika jalan Budi Utomo itu disepakati proses belajar-mengajar kembali dilakukan secara tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinas  Pendidikan Mimika, Jeni Usmany mengatakan mekanisme dalam sekolah tatap muka tersebut disesuaikan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri tanggal 20 November 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada tahun Ajaran 2020/2021 dan Pada Tahun Akademik 2020/2021 dimasa Pandemi Corona Virus Desease 19 (COVID 19).

Namun Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jeni O. Usmany mengatakan sekolah tatap muka itu tidak berlaku untuk semua kelas namun hanya untuk kelas akhir, yakni kelas VI (SD) dan kelas IX (SMP) namun tetap mendapatkan persetujuan dari orang tua murid.

"Orang tua yang setuju mengikutkan anaknya untuk mengambil metode tatap muka akan diminta membuat surat pernyataan agar rang tua juga punya tanggung jawab mengantar jemput anaknya ke sekolah atau memastikan anaknya dijemput, supaya anak tidak berkeliaran di sekolah, " ujarnya.

Sementara bagi orang tua yang tidak setuju, boleh memilih metode belajar daring atau online dan bagi kelas satu hingga lima yang bukan kelas persiapan ujian termasuk VII dan VIII SMP tetap menggunakan metode belajar dirumah.

Sambungnya, proses belajar tatap muka akan mulai dilaksanakan bagi sekolah yang benar-benar sudah siap.  Sekolah yang sudah siap melaksanakan tatap muka  harus membentuk Satgas covid-19 untuk memastikan protokol kesehatan betul-betul dilaksanakan dan diterapkan selama siswa berada di sekolah.

Selama belajar tatap muka di sekolah ada ketentuan yakni sebelum masuk kelas, siswa diwajibkan mencuci tangan terlebih dulu, diperiksa suhu tubuhnya, wajib menggunakan masker  dan didalam kelas hanya 50 persen. guru tidak diperbolehkan menyentuh siswa.

"Dalam satu hari jam belajar hanya dua jam pelajaran dan dua mata pelajaran tanpa ada istirahat, dan ruangan harus ditata sedemikian rupa, siswa juga duduk di bangku yang sama tidak boleh pindah - pindah bahkan nanti sampai mereka ujian dan lulus, begitupun sirkulasi udara didalam kelas juga harus diperhatikan. Satu anak diusahakan dapat jatah masuk sekolah dalam satu minggu sekolah cukup tiga hari, " kata Jeni. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar