Soal BST, Wabup Mimika: Serahkan Seluruhnya Kepada Masyarakat, Jangan Dipotong-Potong

Bagikan Bagikan
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM secara simbolis menyerahkan bantuan kepada salah satu kepala Distrik (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Kementerian Sosial, melalui PT Pos Indonesia kembali melanjutkan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat terdampak pandemi covid-19.

Kepala Kantor Pos Cabang Timika, Ronald Ludarmasse pada Senin (1/3/2021) mengungkapkan, BST yang disalurkan pada tahun 2021 ini merupakan BST tahap 10, 11 dan 12. BST tersebut dialokasikan kepada 5.752 KPM keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total sebesar Rp 3.511.500.000 atau 3,5 Miliar.

Setiap KPM berhak menerima BST sebesar Rp. 900.000 yang terbagi diberikan dalam 3 tahap, sehingga setiap tahapnya KPM berhak menerima BST sebesar Rp. 300.000.

Ronald menjelaskan, dari 5.752 KPM penerima BST, 4.396 dialokasikan kepada masyarakat di pedalaman (Pesisir dan Pegunungan) yang tersebar di 12 Distrik. Sementara 1.536 KPM tersebut di 6 Distrik di wilayah Kota.

BST disalurkan melalui Kantor Pos, selanjutnya diberikan kepada Pihak Distrik yang kemudian diberikan kepada pihak kampung untuk diteruskan kepada masyarakat penerima manfaat.

"Selain BST, Kantor Pos juga dipercayakan sebagai penyalur bantuan non tunai, yang sebelumnya disalurkan melalui Bank. Bantuan ini merupakan program Pemerintah dan diawasi banyak pihak, sehingga kami berharap penyaluran bantuan ini sesuai dengan prosedur, dan berharap bisa dipertanggungjawabkan dengan baik dengan memberikan laporan pertanggungjawabannya," ujar Ronald.

Di samping itu, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM mengatakan, pihak kampung dan Distrik harus lebih proaktif dalam menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat penerima manfaat dengan baik dan betul, sehingga bantuan tersebut dapat bermanfaat.

"Saya mendengar pada tahap-tahap sebelumnya bantuan itu tidak tersentuh kepada masyarakat, dan saya tidak ingin hal itu terjadi di tahun ini. Serahkan seluruhnya kepada masyarakat, jangan dipotong-potong," ungkap Wabup saat dalam penyerahan BST kepada 12 Distrik wilayah pedalaman.

Wabup John meminta agar bantuan ini diperhatikan pihak Inspektorat dan pihak keamanan yang berada di setiap Distrik, agar bantuan tersebut dapat tersalurkan hingga kepada masyarakat penerima manfaat.

“Agar tidak ada yang melenceng, penyerahan bantuan baik itu dari pihak Kantor Pos ke Pihak Distrik, dan Pihak Distrik kepada Kampung harus ada berita acara, juga laporkan pertanggungjawaban ketika sudah diserahkan.  Diminta dalam 30 hari bantuan tersebut sudah tersalurkan kepada masyarakat dan disertai laporan pertanggungjawaban,” kata Wabup John. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar