Tahun 2021, Mimika Dapat Jatah Program PTSL 500 Bidang Tanah

Bagikan Bagikan
Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Kementerian Agraria dan Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional memberi jatah sebanyak 500 bidang tanah untuk Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) kepada Kabupaten Mimika, pada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2021.

Program kementerian melalui Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika ini mengalami peningkatan dari tahun 2020 yang hanya 400 bidang tanah.

“Jadi tahun ini ditambah 100 bidang tanah lagi sehingga menjadi 500 bidang tanah,” ungkap Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika, Pantoan, K.P.H Tambunan,S.ST saat ditemui Salam Papua di ruang kerjanya, Selasa (30/3/2021).

Ia menjelaskan, kebanyakan masyarakat menganggap output dari PTSL yang dulunya disebut dengan nama Prona ini hanya sertifikat tanah saja.

Namun sekarang output dari program ini bukan hanya sertifikat, tapi juga peta bidang tanah, pendataan ulang tanah-tanah yang sudah bersertifikat kemudian divalidasikan datanya.

“Jadi untuk sertifikat tanah tahun ini kita di Mimika mendapat jatah 500 bidang tanah,” ungkapnya.

Ia mengatakan program itu supaya bisa sukses pihak Kantor Pertanahan setempat, kini sedang gencar melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat.

“Jadi petugas kami sudah mulai melakukan penyuluhan dari Bulan Januari sampai Maret ini di tiga kelurahan yaitu Kelurahan Timika Indah, Inauga dan Kelurahan Pasar Sentral. Setelah penyuluhan petugas  ke rumah-rumah warga untuk memberi penjelasan lebih detail tentang program ini dan mendata warga yang ingin mengurus sertifikat tanah,” katanya.

Pantoan berharap dengan kerja keras petugas dan partisipasi masyarakat yang baik program PTSL bisa mencapai target.

“Mudah-mudahan program ini bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Anna, salah seorang warga yang berdomisili di Jalan Patimura mengatakan, beberapa waktu lalu ada seorang petugas dari Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika datang ke rumahnya memberikan penjelasan mengenai PTSL dan memberikan formulir untuk pembuatan sertifikat tanah.

“Formulir itu sudah saya isi cuma karena kemarin saya hubungi tapi nomor yang ditinggalkan dalam formulir ini tidak aktif jadi saya ke Kantor Pertanahan. Saya tanya di loket katanya itu memang petugas dari pertanahan, nanti silahkan dihubungi lagi untuk proses yang lebih lanjut,” kata Anna. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar