Terbatas, Stok Uang Pecahan Rp 75 Ribu di Papua Masih Satu Juta Lembar

Bagikan Bagikan
Dwi Putra Indrawan (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Stok uang pecahan khusus Rp 75ribu di Provinsi Papua masih sebanyak satu juta lembar.

Demikian diungkapkan Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan Peredaran Uang Rupiah, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Dwi Putra Indrawan, saat ditemui Salam Papua di Hotel Grand Mozza Timika, Jumat (19/3/2021).

Ia mengatakan uang pecahan khusus Rp 75 ribu dicetak Bank Indonesia hanya sebanyak 75 juta lembar, jumlahnya terbatas dan tidak akan dikeluarkan lagi.  

Uang tersebut dicetak dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun.

Untuk Provinsi Papua mendapat jatah uang pecahan Rp 75ribu sekitar 1,2 juta lembar dan saat ini stoknya tersisa satu juta lembar.

“Stok uang pecahan Rp 75ribu di Papua masih satu juta lembar, karena kemarin saat pandemi virus corona, Bank Indonesia tidak bisa bergerak. Tapi sekarang mudah-mudahan dengan kerjasama Bank Indonesia dan Perbankan, permintaan masyarakat bisa kita penuhi,” kata Dwi Putra.

Menurut dia, jika masyarakat ingin mendapat uang pecahan Rp 75ribu bisa menghubungi pihak perbankan.

Dijelaskan juga, untuk mekanisme penukaran uang pecahan Rp 75ribu, masyarakat bisa mengunjungi https://pintar.bi.go.id. kemudian melakukan pemesanan uang kertas Rp 75 Ribu dengan memilih lokasi dan tanggal penukarannya. Pemesanan ini hanya bisa dilakukan secara online.

Setelah itu, pastikan  mendapatkan bukti pemesanan dan simpan bukti tersebut, boleh dalam bentuk cetak maupun digital.

Selanjutnya silahkan melakukan penukaran uang Rp 75 Ribu tersebut secara langsung di lokasi dan tanggal yang telah dipilih. Pastikan semuanya sesuai dengan yang tertera di bukti pemesanan tadi.

Pastikan membawa KTP asli, kemudian siapkan uang tunai senilai Rp 75 ribu sebagai alat tukarnya. Usahakan membawa uang pas.

“Penukaran uang Rp75 Ribu baru tersebut wajib dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus corona. Penukaran juga bisa dilakukan secara kolektif, misalnya teman-teman wartawan bisa gabung nanti hubungi pihak perbankan untuk difasilitasi,” jelasnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar