Tingginya Pengangguran Orang Asli Papua di Mimika, Bupati Omaleng: Karena Mereka Tidak Diberi Kesempatan

Bagikan Bagikan

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng,SE,MH saat memberikan sambutan pada kegiatan pelatihan hukum dan hubungan industrial di Kabupaten Mimika (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Bupati Mimika, Eltinus Omaleng,SE,MH menyebut angka pengangguran di Papua dan secara khusus di Kabupaten Mimika sangat tinggi.

Hadir dalam pelatihan hukum dan hubungan industrial Kabupaten Mimika, Senin (8/3/2021), Bupati Omaleng menyampaikan banyak putra dan putri asli Papua yang saat ini masih menyandang status  pengangguran.

"Pengangguran orang asli Papua di Mimika sangat tinggi, dan ini belum termasuk putra dan putri asli Papua yang sarjana. Bagaimana kita mau bicara Otsus, hal-hal kecil begini saja tidak diperhatikan apalagi hal yang besar mungkin tidak akan dilirik?" ungkap Bupati Omaleng saat memberikan sambutan.

Dia menilai hal tersebut terjadi karena tidak adanya kesempatan bagi orang asli Papua untuk bekerja. Untuk itu, dia pun berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih dan  memberi kesempatan kepada putra- putri asli Papua untuk bekerja.

"Tempat-tempat mereka diisi orang pendatang, percuma mereka kuliah dan sampai di belahan dunia, saya khawatir mereka di luar, pulang tetap sama saja (Pengangguran).  PTFI juga harus lihat orang asli Papua jangan tutup mata," ujarnya.

Karena tidak adanya kesempatan bagi orang asli Papua, dia mengatakan, banyak dari mereka yang memilih pekerjaan yang tidak diinginkan oleh negara.

"Tanpa Papua ko bukan Indonesia, dan tanpa Indonesia ko bukan Papua. Masa depan Papua ada di Indonesia dan masa depan Indonesia ada di Papua," tutupnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar