Wajib Bagi Pejabat Publik, Ada ASN di Mimika Menolak Divaksin Covid-19

Bagikan Bagikan
Salah seorang ASN di lingkup Pemkab Mimika saat divaksin covid-19 (Foto:SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) – Ada beberapa aparatur sipil negara (ASN) dan non ASN di Lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Mimika menolak untuk divaksinasi Covid-19.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mamayau yang menyatakan bahwa bermacam-macam alasan yang disampaikan oleh ASN untuk tidak divaksin.

"Sebagian mereka tidak mau divaksin karena takut. Pokoknya alasan macam-macam yang mereka berikan. Kami dari tim kesehatan tidak memaksa, kalau mau sehat berarti harus vaksin, dan kalau tidak mau di vaksin berarti siap terima resikonya, " ujar Marselino.

Terkait hal ini, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yulius Sasarari menegaskan agar seluruh ASN dan non ASN untuk wajib mengikuti vaksinasi covid-19.

Yulius yang ditemui di salah satu Hotel di jalan Cendrawasih Sp2 Timika, Kamis (25/3/2021), meminta hal itu bisa menjadi perhatian dari para pimpinan OPD untuk memerintahkan agar semua pegawainya wajib menerima vaksinasi Covid-19.

"Ini merupakan program pemerintah, dan ini adalah perintah jadi harus ikut. Vaksinasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan penyebaran covid-19 jadi semua wajib ikut," ungkap Yulius.

Bagi ASN yang tidak ingin divaksin dan tidak memberikan  alasan yang jelas, maka akan disampaikan kepada pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Mimika untuk kemudian memberikan sanksi.

Entah seperti apa sanksinya, Yulius katakan, itu merupakan kebijakan dari pimpinan.

"Tenaga kesehatan bersama pejabat publik sudah dilakukan vaksinasi, dan sekarang giliran ASN untuk di vaksin. Semua wajib untuk menerima vaksin, yang menolak kita akan laporkan kepada pimpinan," tambahnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar